BPJS Kesehatan Bayarkan Klaim Rp12,4 Miliar

oleh -41 views

MAMUJU, sulbarexpress.fajar.co.id – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Mamuju sepanjang periode pertama 2019 menyelesaikan klaim sekitar Rp12,4 miliar.

Namun, jatuh tempo untuk rumah sakit lebih dominan diselesaikan lewat dari tanggal 15. Dimana terdapat 77 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 9 FKRTL (6 Rumah Sakit, 1 Klinik Utama dan 2 Optik).

Kepala BPJS Kantor Cabang Mamuju, Wahida mengatakan keterlambatan klaim di RS dikarenakan keterlambatan perampungan administrasi.

“Salah satunya, ada ditemukan satu klaim peserta yang memiliki dua medical record dan juga masih ada yang kurang tanda tangan,” kaya Wahida.

Ia menambahkan untuk puskesmas di wilayah Mamuju dan Mamuju Tengah, pihaknya sudah menyelesaikan klaimnya.

“Administrasi Puskesmas lebih baik, makanya cepat diselesaikan,” tambahnya.

Sementara, kondisi di Sulbar dengan belum terakreditasinya RS masih ditemukan. Sehingga dampaknya, kerjasama BPJS terancam terputus. Dimana RS yang belum terakreditasi yakni RS Banua Mamasa, RS Bhayangkara-Hugeng Imam Santoso milik Polda Sulbar, RS Mintra Manakarra, dan RS Bhakti Kasih Polman.

Kepala Dinas Keseharan Sulbar, dr Achmad Azis mengungkapkan salah satu syarat untuk kerjasama adalah sertifikat akreditasi.

“Batas waktu dari pemerintah pusat, 30 Juni 2019. Jika tidak, kerjsama diputus, saat ini RS Bhakti Kasih Polman sementara sudah diputus,” ungkap Azis.

Azis juga menyampaikan kalau belum akreditasi maka tidak dikontrak maksimal dan ancaman diputuskan kontrak karena substansi dari akreditasi itu mutu pelayanan.

“Tidak ada alasan lagi untuk tidak serius adakan sertifikat akreditasi. Sistem akreditasi saat ini sudah menggunakan aplikasi pengelolaan data sarana, prasarana, dan alat-alat kesehatan rumah sakit dan Fasilitas kesehatan (Aplikasi Aspak),” tandasnya. (hab/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *