Mateng Segera Miliki Gedung PLUT-KUMKM

oleh -123 views
Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP, Koperasi dan UKM Mamuju Tengah, Salman Ali (kiri) foto bersama Asisten Deputi Pendampingan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Hasan Jauhari usai melaksanakan sosialisasi program PLUT-KUMKM, Jumat 12 April 2019.

TOPOYO, sulbarexpress.fajar.co.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) tahun ini mendapat bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM untuk membangun gedung atau kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM).

Asisten Deputi Pendampingan Usaha pada Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Hasan Jauhari, menyampaikan hal tersebut pada sosialisasi program PLUT-KUMKM di Wisma Widya Buah, Topoyo, Jumat 12 April.

Sosialisasi dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP, Koperasi dan UKM Mateng, Salman Ali, dan peserta dari sejumlah pelaku usaha di daerah ini.

“Sebagai kabupaten baru, Mamuju Tengah merupakan salah satu diantara 12 kabupaten kota pada tahun ini yang mendapatkan bantuan pembangunan gedung perkantoran PLUT. Insya Allah sekitar Oktober atau November 2019 sudah mulai dibangun. Mudah-mudahan sudah bisa dioperasikan pada tahun 2020 mendatang,” ujar Hasan Jauhari.

Menurut dia, banyak kabupaten kota di seluruh Indonesia yang mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan pembangunan kantor PLUT. Sekarang saja, sudah ada 108 kabupaten kota yang mengajukan usulan. Dimulai sejak 2013 sampai saat ini baru terdapat 61 unit PLUT dari 518 kabupaten kota di Indonesia.

Program nasional ini, kata Hasan, sebagai solusi mengurangi terhadap permasalahan yang dialami pelaku usaha baik dari sisi permodalan maupun pemasaran produk unggulan daerah. PLUT diibaratkan ‘rumah sakit’ yang dilengkapi dokter.

PLUT juga sebagai rumah besar yang di dalam gedung itu nantinya berkumpul konsultan yang ‘membedah’ produksi, pemasaran maupun permodalan.

Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP, Kopreasi dan UKM, Salman Ali kepada Sulbar Express menjelaskan, dukungan Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni cukup besar sehingga kementerian mengakomodir usulan pembangunan PLUT.

Gedung megah ini bakal menambah ikon bumi Lalla Tasisara, selain kantor bupati, dan monumen Benteng Kayu Mangiwang yang proyek fisiknya dalam tahap perampungan.

“Ini PLUT pertama di kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Barat. Daerah ini cukup berpotensi dalam mengembangkan produk unggulan yang bernilai ekonomis. Anggaran pembangunan PLUT sekitar Rp2,3 miliar,” sebut Salaman Ali. (isk/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *