PPS Tidak Tempel Salinan Formulir C1, Hasil Pemungutan Suara Dinilai Tidak Transparan

oleh -45 views
Proses Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 2019 PPK Kecamatan Mamasa

MAMASA, SULBAR EXPRESS – Penyelanggara Pemilihan Umum (Pemilu) di Kabupaten Mamasa dinilai tidak transparan terhadap hasil pemungutan suara. Pasalnya sejak hari pertama hingga hari ke lima pasca Pemilu, salinan C1 hasil pemungutan suara di masing-masing Panitia Pemungutan Suara (PPS) belum juga ditempel.

Akibatnya, warga kesulitan mengakses hasil perolehan suara di tingkat TPS. Sehingga dianggap tidak transparan terhadap, hasil perolehan suara Pemilu 17 April 2019.

Salah satu warga Taoa Kelurahan Tawalian Kecamatan Tawalian Suryaningsi mengatakan saat berniat mengetahui hasil perolehan suara di PPS maupun PPK, ia kesulitan lantaran pihak PPK juga enggan memberikan informasi. Sementara kata dia, seharusnya setelah pemungutan suara, berdasarkan aturan, salinan C1 sudah ditempel di sekretariat PPS di masing-masing desa dan kelurahan. Namun tidak ditemukan di desa maupun kelurahan di Kecamatan Mamasa.

“Kita kesulitan dapat informasi karena terkesan tertutup, sementara seharusnya c1 di tempel agar warga bisa tahu hasilnya di masing-masing TPS,” kata Suryaningsi, Senin 22 April.

Ia menambahkan berdasarkan Peraturan KPU nomor 3 tahun 2019 pasal 61 menyebutkan, C1 wajib ditempel pada masing-masing desa atau kelurahan selama 7×24 jam.

Sedangkan, PPS Desa Bombonglambe, Kecamatan Mamasa Ade mengaku tidak pernah mendapat sosialisasi terkait aturan PKPU yang dimaksud.

“Kita tidak pernah diberitahukan sebelumnya kalau C1 akan ditempel,” ucap Ade.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Mamasa Joni Rambulangi mengungkapkan pihaknya sudah melakukan sosialisasi sebelum pelaksanaan Pemilu 2019 sampai tingkat bawah.

“Mereka paham, kita sudah lakukan sosialisasi,” ungkap Joni saat ditemui di Kantornya di Rantebuda, Desa Ramusaratu, Mamasa.

Joni bahkan menyebutkan, jauh hari sebelumnya pihaknya memberitahukan ke PPS untuk memajang salinan C1 di sekretariat masing-masing.

“Di Kelurahan Mamasa ada yang dipasang, coba lihat di sana,” pintanya.

Dari pantauan awak media ini di Kelurahan Mamasa, ternyata C1 tidak ditempel.

Panwas Kelurahan Mamasa Herson mengungkapkan hingga saat ini salinan C1 untuk Kelurahan Mamasa belum juga ditempel.

Menanggapai hal itu, Ketua Panwascam Kecamatan Mamasa Alexander menuturkan dari hasi pantauannya disejumlah PPS, tidak temukan adanya salinan C1 yang ditempel.

“Setelah kami keliling, belum ada PPS yang mengumumkan,” ujar Alex.

Sehingga, lanjut Alex pihaknya akan menyurat ke PPS dan PPK agar mengumumkan hasil perolehan suara melalui salinan C1.

“Mulai hari ini kita akan menyurat ke PPS agar C1 ditempel di sekretariat PPS,” tegas Alex.

Selain itu, berdasarkan UU No 7 tahun 2017 dan PKPU no 3 tahun 2019, maka PPS wajib mengumumkan formulir C1. Setelah disurati jika tidak diumumkan, Alex menegaskan, hal itu akan dijadikan sebagai temuan.

“Kalau tidak diindahkan maka akan dijadikan temuan untuk dilaporkan ke Bawaslu Mamasa,” tandasnya. (sam/hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *