STAIN Majene Diusul Jadi IAIN

oleh -149 views
SERAHKAN. Ketua STAIN Majene H.M Napis Djuaeni menyerahkan proposal alih status SAIN Majene menjadi IAIN kepada pihak Ortala Kabag Organisasi Kemenag RI Lukman, di Jakarta, Senin 22 April 2019.

MAJENE, SULBAT EXPRESS – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene H.M Napis Djuaeni menyerahkan proposal alih status STAIN Majene, menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) kepada pihak Ortala Kabag Organisasi Kementerian Agama (Kemenag) RI Lukman, di Jakarta, Senin 22 April.

Dalam penyerahan itu, Napis didampingi Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Anwar Sadat bersama Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan STAIN Majene Abdul Gafur.

Ketua STAIN memaparkan, bahwa saat ini pihaknya telah mempersiapkan semua ketentuan alih status yang dipersyaratkan Kemenag RI.”Termasuk pemenuhan kuota dosen perprodi,” jelasnya.

Napis menyebut, STAIN Majene juga menyiapkan penambahan pembangunan gedung perkuliahan baru dan perpustakaan di perbukitan Passarang Kelurahan Totoli Kecamatan Banggae dan menghadap langsung ke kawasan laut perairan Majene.

“Semoga cita-cita besar ini, dapat terwujud pada 2019. Mohon doa seluruh masyarakat Majene pada umumnya masyarakat Sulbar,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Anwar Sadat menyampaikan, Kementerian Agama RI akan terus mendorong percepatan alih status atau naik tingkat STAIN Majene menjadi IAIN.

“Tim STAIN Majene diterima Dirjen Pendis Prof Kamaruddin Amin dan Direktur Perguruan Tinggi Islam Prof Arskal Salim dan siap membantu percepatan proses alih status STAIN Majene menjadi IAIN,” beber Anwar Sadat.

Ia menambahkan, sebelumnya telah melaporkan kondisi terkini STAIN Majene terkait dengan stakholder setempat khususnya Pemkab Majene yang turut memberi andil besar terhadap perkembangan STAIN Majene.

“Sebelum kami kembali ke Majene, tim STAIN Majene menyempatkan diri bertemu dengan Kasubdit Bidang Kemahasiswaan dan Sapras guna memastikan kuota Bidikmisi mahasiswa baru STAIN Majene, dan Alhamdulillah tahun ini STAIN Majene tetap mendapat jatah 50 orang Bidikmisi,” akunya.(hfd/smd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *