Kadisbun Tutup Sosialisasi Peremajaan Sawit, Perbankan Berikan Dukungan dan Bekerjasama

oleh -27 views
SOSIALISASI. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan kabupaten Pasangkayu Mujahid di dampingi Kabid Perkebunan Rusman saat menutup acara sosialisasi peremajaan kelapa sawit tingkat Kabupaten, di Aula Hotel Miltazam Selasa 30 April.

PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS – Kabupaten Pasangkayu kembali mendapatkan jatah 2.500 hektar program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dari pemerintah pusat. PSR adalah upaya pengembangan perkebunan dengan melakukan penggantian tanaman tua atay tidak produktif dengan tanaman baru, baik secara keseluruhan maupun secara bertahap.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasangkayu, Mujahid saat menutup acara pertemuan dan sosialisasi peremajaan kelapa sawit tingkat Kabupaten, di Aula Hotel Miltazam Selasa 30 April.

Ia menjelaskan, yang dimaksudkan adalah pembiayaan peremajaan kelapa sawit seluas 2.500 hektar untuk kebun rakyat yang ada di Pasangkayu dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) melalui lembaga perbankan yang ditunjuk di daerah.

Sosialisasi kali ini, lanjut kata Mujahid, merupakan tahap atau langkah awal program PSR tersebut, mulai dari memberikan pemahaman teknis kepada masyarakat petani maupun koordinasi dengan perbankan sebagai penyaluran dana program nantinya.

“Jadi pihak Disbun segera akan mengumpulkan data dan berkas petani dan Gapoktan. Untuk itu diharapkan semua petani secara kelompok harus melengkapi data administrasi yang dimaksudkan, sehingga tidak akan menjadi kendala dalam mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perkebunan untuk segera mendapatkan bantuan pembiayaan PSR yang tentunya akan melalui Bank penyaluran nya,” pintah Mujahid.

Dengan adanya program PSR ini di kabupaten Pasangkayu Lembaga perbankan seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BPD Sulsebar Pasangkayu menyatakan siap mendukung dan bekerjasama dengan BPDPKS guna memfasilitasi peremajaan kebun kelapa sawit masyarakat di Kabupaten Pasangkayu.

“Pihak kami pastinya sangat merespon program ini. Selain program ini adalah program pemerintah pusat juga ini adalah bagian dari komitmen Bank kami untuk membangun ekonomi berbasis kerakyatan di Pasangkayu melalui peremajaan kelapa sawit” jelasnya Zulkifli staf pemesaran BPD Sulsel Cabang Pasangkayu, disela mengikuti acara sosialisasi.
Dia menjelaskan Bank BPD menfasilitasi program peremajaaan tersebut dengan porsi dana bantuan BPDPKS ditambah fasilitas kredit investasi pembangunan kebun dari Bank BPD Sulselbar Pasangkayu.

Hal yang sama juga diaturkan perwakilan dari Bank BRI Capem Pasangkayu Adit, jika BRI mendukung kerjasama dalam penyaluran dana program PSR dari BPDPKS. Dan ini merupakan bukti kontribusi bank BRI terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya kesejahteraan perkebun kelapa sawit dan keluarganya di seluruh wilayah Pasangkayu.

“Kami juga menilai jika program peremajaan lahan sawit dinilai banyak pihak sebagai program yang sukses dan salah satu pendukung upaya pembangunan berkelanjutan,” tandasnya.(ndi/hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *