KAI Sulbar : People Power Membawa Negara Dalam Kekacauan

oleh -86 views

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Puncak Pemilu 2019 telah usai dilaksanakan, saat ini KPU masih dalam tahapan perhitungan perolehan suara berjenjang dari PPK ke tingkat Kabupaten kemudian Provinsi baru nanti akan diputuskan ditingkat Nasional paling lambat pada 22 Mei 2019 mendatang.

Jeda waktu tersebut membuat situasi politik menjadi semakin meningkat dan isu “People Power” marak dihembuskan melalui media sosial bahkan mengajak masyarakat untuk tidak mempercayai apapun yang menjadi hasil keputusan KPU.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia/KAI Sulbar AndiToba menyampaikan bahwa gerakan Leople Power akan memicu konflik horizontal di masyarakat sehingga akan membuat Negara menjadi kacau.

“People Power itu tidak boleh, sejauh yang saya amati dan pelajari di media sosial, hampir saya katakan itu memancing kerusahan dan bisa membawa negara ini menjadi kacau, seperti mengajak orang untuk tidak menunggu atau tidak mempercayai hasil keputusan final dari KPU, dari sisi hukum itu sangat tidak dibenarkan”, kata Andi di Warkop 85, Mamuju, Rabu (1/5).

Andi menambahkan, bahwa tindakan Kepolisian untuk memeriksa Egi Sudjana karena dianggap menyerukan People Power kepada masyarakat adalah sudah betul.

“Menurut saya pemeriksaan terhadap kasus Egi Sudjana yang dilakukan oleh pihak Kepolisian itu sudah betul, artinya dia bukan sudah divonis namun diperiksa, kenapa dia melakukan hal seperti itu menyeru kepada masyarakat untuk melakukan People Power, sebab aturannya kan harus menunggu penetapan dari KPU, sementara dia mengajak kepada orang untuk berbuat yang inkonstitusional, padahal dia ngerti hukum karena dia kan pengacara”, jelas Andi.

Sementara itu, untuk menjaga kondusifitas wilayah khususnya di Sulbar, Ketua DPD KAI Sulbar tersebut meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan sisa tahapan pelaksanaan Pemilu 2019 kepada KPU.

“Menghimbau kepada masyarakat supaya menunggu hasil penetapan resmi Pemilu 2019 dari KPU dan siapapun pemenangnya nanti, maka itulah Presiden kita”, tutup Andi. (*)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *