Pasarkan Produk Secara Digital, BI Latih Wubi Sulbar

oleh -102 views

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Seiring dengan perkembangan teknologi informasi serta semakin luasnya jaringan internet, jumlah pengguna internet terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada Juni 2018 tercatat sebanyak 55,1 persen penduduk dunia atau sebanyak 4.208 juta penduduk telah mengakses internet.

Kepala BI Sulbar Dadal Angkoro mengatakan di Indonesia, penetrasi internet telah mencapai 54,68% atau sebesar 143,26 juta jiwa dari seluruh penduduk Indonesia . Perkembangan tersebut, membawa dampak yang besar terhadap kehidupan sosial manusia.

“Hampir setiap aktifitas masyarakat dewasa ini didukung oleh akses internet mulai dari chatting, sosial media, search engine, membaca artikel, membeli dan menjual barang, hingga layanan akses keuangan,” kata Dadal.

Ia menambahkan ini juga berpengaruh kepada perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pelaku UMKM dapat dengan mudah bahkan gratis memanfaatkan semua aplikasi berbasis internet mulai dari social media, social messaging, website, blog, aplikasi berbagi video, ¬e-commerce maupun online marketplace.

“Sebagai program lanjutan dari program Wirausaha Baru Indonesia (WUBI) yang diinisasi oleh Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, pada tanggal 29-30 April 2019 kita kembali melakukan pendampingan tahap kedua kepada enam belas anggota WUBI generasi kedua yang telah melalui proses penjaringan dan asesmen,” tambahnya.

Dadal juga menyampaikan pada program pendampingan yang dilaksanakan selama dua hari ini BI menitikberatkan pendampingan pada pelatihan penggunaan social media dan platform online sebagai salah satu media bagi UMKM untuk memperluas akses pemasaran produknya.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan salah satu program strategis Bank Indonesia yaitu “Memperkuat Kebijakan Bank Indonesia dan Sinergi dengan Kebijakan Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan untuk Mengembangkan Ekonomi dan Keuangan Digital”,” ungkap Dadal.

Sementara itu, lanjut Dadal turunan dari program strategis tersebut adalah menyasar pengembangan Ekonomi dan Keuangan Digital pada 5 (lima) area secara end to end atau yang disebut dengan 5P yaitu Permodalan, Produk, Platform, Pembayaran, dan Pengantaran atau logistic.

“Kita harap WUBI genererasi kedua dapat menjadi UMKM berbasis digital yang mampu bersaing dengan kompetitor produk sejenis baik di Sulawesi Barat maupun dalam skala nasional yang semakin hari semakin sukses dan menebarkan virus-virus kewirausahaan di lingkungannya,” tandasnya. (hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *