Kabar Duka Selimuti Kodim 1402 Polmas, Prajurit Terbaiknya Berpulang Ke Rahmatullah

oleh -98 views
DUKA KODIM. Jajaran Kodim 1402 Polmas menggelar upacara duka melepas kepergian almarhum PLH Pasi Intel Kodim 1402 Polmas Peltu Aslam Latif.

POLMAN, SULBAR EXPRESS – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kodim 1402 Polmas. Salah satu prajurit terbaiknya, pelaksana harian (PLH) Pasi Intel Kodim 1402 Polmas Peltu Aslam Latif berpulang ke Rahmatullah pada usia 44 tahun, Jumat 3 Mei.

Ucapan duka cita pun berdatangan mulai dari kerabat, sahabat, Pangdam XIV Hasanuddin, Danrem 142 Tatag, Kapolres Mamuju dan Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai turut mengirim karangan bunga sebagai tanda ungkapan duka cita.

Bapen Kodim 1402 Polmas Serka Zaenal merasa sangat terkejut mendengar kabar meninggalnya almarhum. Sebab, kata dia, mulai
pagi hari hingga pukul 11.30 Wita, almarhum Peltu Aslam Latif masih berdinas seperti biasa dan masih sempat melaksanakan salat Jumat berjamaah, kemudian kembali ke kantor melaksanakan tugasnya sebagai prajurit TNI.

Sekira pukul 17.00 Wita, karena merasa tidak enak badan Peltu Aslam Latif menelfon Istrinya untuk pulang ke rumah.

“Pukul 17.30 Wita Peltu Aslam Latif tiba di rumah dan langsung terbaring di ruang keluarga didampingi istrinya ibu Irwani yang langsung mengecek kondisi almarhum namun sudah dalam keadaan lemas. Sekitar pukul 17.40 Wita istri almarhum langsung membawanya ke RSUD Polman,” kata Zaenal, Sabtu 4 Mei.

Ia menambahkan, pukul 18.00 Wita almarhum Peltu Aslam Latif tiba di RSUD Polman namun sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Diagnosis dari dr Rina (Dokter Jaga RSUD Polman) almarhum Peltu Aslam Latif meninggal dunia dikarenakan serangan jantung,” ungkap Zaenal.

Salah satu sahabat terdekat almarhum, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekkabata dan Darma Brigpol Mukhlis merasa sangat kehilangan sosok seorang sahabat yang sering memberinya nasehat padanya.

“Beliau orang baik, yang sudah saya anggap kakak sendiri, selamat jalan kanda, doa kami menyertaimu,” terangnya.

Terpisah, sahabat almarhum, Serma Alimuddin menjelaskan masih sempat mengobrol dengan almarhum sekira pukul 16.30 Wita. Kata dia,
almarhum saat itu menelpon anak pertamanya yang bertugas di Polda Sulbar.

“Saat nelpon ke anaknya, almarhum berpesan supaya baik-baik dalam bertugas,” ujarnya.

Pukul 18.30 Wita, jenazah Peltu Aslam Latif tiba di rumah duka, jenazah almarhum di semayamkan di jalan Gatot Subroto (belakang Kampus IAI DDI Polman). Kemudian esok harinya, Sabtu 4 Mei, jenazah almarhum dimakamkan di TPU Gatta Gatta, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, dengan prosesi militer diwarnai tembakan salvo sejumlah anggota TNI.

Almarhum meninggalkan satu orang Istri dan tiga orang anak yakni Bripda Rian Ferdiawan, Putri Dewi Astri dan Nilam Sri Larasati,

Adapun bintang dan tanda jasa yang dimiliki almarhum diantaranya satya lancana Gom/raksaka darma, satya lencana kesetiaan 8 tahun serta satya lancana kesetiaan 16 tahun. Almarhum dilahirkan di Palopo, Sulsel 7 September 1975 silam. (ali/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *