Gas Elpiji 3 Kg Langka, Bupati: Segera Operasikan Depot Pengisian Gas

oleh -123 views
Andi Ibrahim Masdar

POLMAN, SULBAR EXPRESS – Gas elpiji 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Polman masih mengalami kelangkaan. Bahkan harga tabung melon ini telah menembus harga Rp34 ribu.

“Sudah dua minggu ini harga gas 3 Kg terus melonjak. Kemarin saya beli Rp34 ribu,” kata salah satu warga Kelurahan Manding Husna.

Menyikapi hal ini, Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar berharap kepada pemerintah pusat supaya segera mengoperasikan depo pengisian gas yang sudah terbangun di Dusun Labasang, Kecamatan Matakali dan di Wilayah Kabupaten Pinrang.

“Kenapa tidak difungsikan secepatnya, jangan berbelit-belit lah kalau hanya soal administrasi,” jelasnya.

Menurutnya, dengan beroperasinya depo pengisian gas di Kabupaten Polman dan Pinrang maka secara otomatis kelangkaan gas elpiji bisa segera teratasi.

“Apalagi, presiden pernah bilang proses administrasi itu hanya butuh waktu paling lama tiga hari,” terang Ibrahim.

Ia menambahkan upaya lain untuk mengatasi kelangkaan gas 3 Kg, maka dikeluarkanlah surat edaran Bupati agar pembelian gas 3 Kg yang telah disubsidi pemerintah tepat sasaran.

“Surat itu dikeluarkan agar tidak ada lagi orang kaya memakai gas 3 Kg, tapi peruntukannya bagi masyarakat miskin,” beber Ibrahim.

Selain menanggapi kelangkaan gas 3 Kg, bupati dua periode ini juga menyoroti rutinnya masyarakat antri membeli bahan bakar minyak( BBM) di SPBU. Hal itu, kata dia, lantaran minimnya stok BBM yang diberikan pertamina bahkan tidak sesuai permintaan.

“Saya sampaikan ke pemerintah pusat supaya bagaimana mengawasi pertamina, karena tiap hari masyarakat antrian ingin beli bensin, pertamax dan pertalite tapi stok tak pernah juga cukup,” tutur Andi Ibrahim. (ali/sol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *