Gelar Operasi Satgas Yonif 721 Makkasau, Pangdam: Jangan Lupa Berdoa!

oleh -27 views
ARAHAN. Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi memberikan arahan kepada prajurit TNI saat menggelar apel kesiapan operasi Satgas Yonif 721 Makkasau dalam rangka tugas operasi pengamanan perbatasan darat sektor selatan RI - PNG.

PINRANG, SULBAR EXPRESS – Apel gelar kesiapan operasi Satgas Yonif 721 Makkasau dalam rangka tugas operasi pengamanan perbatasan Darat Sektor Selatan RI – PNG dilaksanakan di lapangan Kaso Idris dan Khaeroni Mako Yonif 721 Makkasau Benteng Pinrang, Sulsel.

Dihadiri Danrem 142 Tatag Kolonel Inf Eventius Teddy Danarto, As Intel Kasdam XIV Hasanuddin, As Ops, dan para Kabalak Kodam XIV Hasanuddin serta Kasi Ops Korem 142 Tatag, Kasi Log, para Ka/Dan Balak Korem 142 Tatag, Senin 10 Juni.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi bertindak selaku pemimpin apel melakukan pemeriksaan pasukan yang diawali dengan pemeriksaan sarana dan prasarana yang akan dibawa ke daerah tugas. Selanjutnya memeriksa kesiapan personel sampai sejauh mana penguasaan materi yang telah diberikan baik teori maupun praktek.

Pangdam XIV/Hasanuddin dalam amanatnya, mengatakan, perlu disadari bahwa kegiatan seperti ini sangat penting, karena dalam melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan dengan negara tetangga sangat diperlukan kesiapan yang optimal.

“Baik dari segi personel maupun materiil atau alat peralatan yang akan digunakan. Sehingga dalam pelaksanaan tugas operasi, satuan ini lebih berhasil dan dapat mengatasi berbagai kendala yang dihadapi di medan tugas,” kata Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam menegaskan, jika kesiapan satuan ini benar-benar sudah memadai, maka berbagai kemungkinan ancaman dan tantangan tugas yang dihadapi di daerah penugasan dapat diatasi dengan baik dan profesional.

Untuk itu hal-hal teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pengamanan di perbatasan RI-PNG hendaknya dikoordinasikan sebaik-baiknya dengan berbagai pihak. Sehingga langkah-langkah yang dilakukan selama pelaksanaan tugas operasi senantiasa pada koridor yang benar.

“Terapkan dan aplikasikan materi-materi yang telah dilatihkan selama pelaksanaan Latihan Pratugas karena materi tersebut sudah disesuaikan dengan situasi saat ini di daerah perbatasan. Serta laporkan bila ada kebutuhan-kebutuhan yang belum didukung,” imbuh Pangdam.

Pangdam juga berpesan agar pasukan senantiasa beribadah dan berdoa mendekatkan diri kepada sang Pencipta. “Jangan sampai ditinggalkan, karena bagaimanapun juga ridho dan perlindungan Allah SWT yang dapat menolong keberhasilan tugas kita,” jelas Pangdam.

“Kalian jangan ragu, yakin pada diri kalian bahwa dalam melaksanakan tugas harus berhasil dan selamat. Keberhasilan tim adalah keberhasilan satuan, kalianlah yang akan mencatat sejarah tentang keberhasilan satuan ini, namun jangan lupa berdoa kepada Allah SWT karena yang menentukan segala-galanya hanya Allah SWT,” tutup Pangdam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *