Pelayaran tak Boleh Dikelola Amatiran

oleh -74 views
Sekprov Sulbar Muhammad Idris menyampaikan arahan di sela-sela penyaluran bantuan alat keselamatan di UPP Mamuju, Kamis 13 Juni 2019.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Mamuju bekerjasama dengan Dinas Perhubungan kabupaten serta provinsi menyalurkan bantuan alat keselamatan.

Kepala UPP Kelas Satu Mamuju Jondra Juis mengatakan bantuan yang diberikan hasil dari kerjasama dengan semua pihak, karena UPP sendiri tidak menyediakan alat keselamatan.

“Alhamdulillah melalu Jasa Raharja bantuan alat keselamatan bagi kapal pelayaran bisa disalurkan. Kita terus berupaya agar bantuan terus ada,” kata Jondra, Kamis 13 Juni.

Ia menambahkan pihaknya juga sudah meminta hibah pelabuhan perikanan yang sementara diproses oleh pemerintah sehingga bisa dikembangkan kedepan.

“Termasuk dermaganya bisa bagus yang bisa disinggahi oleh kapal yang lebih besar lagi berbasis perintis karena kalau tol laut itu ada pelabuhan Belang-belang,” tambahnya.

Jondra menyampaikan kondisi pelabuhan yang bisa memungkinkan kapal penumpang dari Makassar maupun Parepare bisa singgah di Mamuju saat ini masih terus dilakukan koordinasi agar bisa tercapai.

“Jadi maksimal penumpanggnya sekitar 700 atau 1.000 orang. Dengan kerjasama ini yang kita lakukan bisa kita terbitkan sertifikat gratis termasuk nalayan sudah diberikan pelatihan,” ungkap Jondra.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengungkapkan untuk keselamatan pelayaran termasuk nelayan tidak boleh lagi dikelola secara amatir. Harus terorganisasi dengan baik melalui dukungan fasilitas yang baik.

“Makanya kita mulai hari ini di Mamuju dengan bantuan alat serta sertifikat, sehingga tidak ada satupun kapal yang tidak memiliki sertifikat. Makanya kita bersyukur karena sudah ada hal-hal kecil ini dan ini akan terus kita lakukan terutama untuk masyarakat nelayan kita di Sulbar,” ujar Idris.

Sementara itu, lanjut Idris, bantuan alat hanyalah simbolis saja yang paling penting aspek safety termasuk standarisasi kapal-kapal yang ada di Sulbar.

“Untuk pelabuhannya sendiri kita sementara rancang agar bisa berkembang. Semoga dengan kerjasama ini bisa saling bahu membahu agar bisa mendapat dukungan anggaran pengembangan pelabuhan,” terangnya.

Selain itu, tahun depan pihaknya sudah masuk pada tahap strategis untuk pelabuhan yang dimiliki Sulbar sehingga bisa setara dengan pelabuhan darah lainnya.

“Semoga ini bisa tercapai dan dirasakan oleh semua elemen masyarakat Sulbar kedepan,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *