BPOM-Pemkab Mamuju, Komitmen Tekan Peredaran Bahan Berbahaya

oleh -118 views
TEKEN. Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari bersama Kepala BPOM Mamuju Netty Nurmuliawati menandatangi komitmen menekan peredaran bahan berbahaya, di Hotel Maleo, Kamis 20 Juni 2019.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju melaksanakan kegiata advokasi komitmen pemda dan lintas sektor dalam rangka implementasi pasar aman dari bahan berbahaya, di Hotel Maleo, Kamis 20 Juni.

Kepala BPOM Mamuju Netty Nurmuliawati mengatakan kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya dimana pihaknya sudah melakukan pencanangan, kampanye, dan sosialisasi.

“Jadi hari ini (kemarin, red) kita melakukan advokasi dalam rangka meminta dukungan dari lintas sektor terkait. Nanti setelah ini akan kita lakukan kampanye lagi,” kata Netty.

Menurut Netty pihaknya sudah melatih petugas-petugas pasar secara mandiri sehingga mampu mengawal. Targetnya tidak ada lagi bahan berbahaya diperjualbelikan di pasar.

“Kita berharap ini berkesinambungan kalau Pasar Sentral sudah berhasil maka pasar-pasar yang lain akan ikut juga,” tambahnya.

Netty juga menyampaikan dampak yang diharapkan oleh BPOM Mamuju adalah seluruh elemen masyarakat yang berbelanja terlindungi dari bahan berbahaya yang ada dimakanan.

“Karena pasar adalah semua muara pangan termasuk bahan baku. Jadi tidak berbahaya untuk kesehatan masyarakat,” ungkap Netty.

Sedangkan, Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari mengungkapkan pihaknya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan BPOM Mamuju dan akan selalu membangun sinergitas dengan baik.

“InsyaAllah dengan komitmen ini bahan berbahaya yang tersebar di Mamuju bisa kita tekan peredarannya. Kalau perlu dihabiskan sama sekali sehingga berdampak baik untuk seluruh masyarakat,” ujar Irwan.

Sementara itu, lanjut Irwan, advokasi yang dilakukan sudah cukup lengkap dan pihaknya akan berperan aktif bersama BPOM agar bahan berbahaya tidak ada lagi tersebar di pasar maupun di tempat-tempat penjualan.

“Dengan adanya ini juga para oknum tidak bertanggung jawab tidak berani lagi menyebar bahan berbahaya di pasar. Semoga ini bisa maksimal kedepan,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *