Kick Off Budaya Kerja Malaqbi, Upaya Menumbuhkan Etos Kerja

oleh -271 views
KICK OFF. Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar dan Sekprov Muhammad Idris melaunching program budaya kerja malaqbi, Rabu 3 Juli 2019.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Pemprov Sulbar secara resmi menerapkan budaya kerja malaqbi. Kick off program ini disaksikan para pegawai dan jajaran pejabat pemprov, Rabu 3 Juli.

Berbagai kegiatan yang dilakukan mulai dari penandatanganan dukungan, pembacaan komitmen seluruh pimpinan OPD maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), sampai pada pemberian pin program budaya kerja malaqbi.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan kick off Budaya Kerja Malaqbi dimaksudkan sebagai upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, modern dan terpercaya menuju Sulbar yang maju dan malaqbi.

Sekaligus sebagai komitmen bersama dalam mengembangkan nilai-nilai yang sangat dibutuhkan ASN Sulbar yaitu integritas, disiplin, etos kerja dan terus inovatif, yang disingkat Ide to Malaqbi.

“Budaya kerja malaqbi merupakan cara pandang ASN lingkup Pemprov Sulbar, dalam melaksanakan tugas yang ditekuninya. Sesuai dengan nilai-nilai yang diyakini dan prinsip-prinsip yang menumbuhkan keyakinan kuat atas dasar malaqbi,” kata Gubernur.

Ia menambahkan memakai kata malqbi yang artinya memiliki makna mulia serta bermartabat, yang menggambarkan harkat dan kedudukan yang tinggi bagi masyarakat Sulbar.

“Ini semua bisa tercermin dari sikap dan tindakan seperti malaqbi pau (tutur kata yang sopan), malaqbi gauq (bertingkah laku baik) dan malaqbi kedzo (berprilaku yang baik) satu kata dengan perbuatan yang dijabarkan dalam kehidupan organisasi,” tambahnya.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengungkapkan kick off Budaya Kerja Malaqbi sebagai momentum dimulainya budaya kerja baru. Dinamakan kick off Budaya Kerja Malaqbi, sebab sebagai gerakan bersama seluruh ASN di lingkup Pemprov Sulbar, untuk membangun budaya kerja malaqbi.

“Kic off sebetulnya lebih dikenal dalam dunia sepak bola, dimana dimulainya sebuah pertandingan. Maka semangat pertandingan sepak bola ini, kita ingin bawa ke dunia kerja birokrasi di Sulbar,” ucap Idris.

Idris juga menyampaikan dengan dimulainya semangat kick off budaya kerja malaqbi tidak boleh berhenti di tengah jalan. Kick off menandakan dinamisasi antara pimpinan, seluruh perangkatnya dan staf, semuanya bahu membahu untuk membangun budaya kerja baru.

“Kita juga pakai baju putih seragam itu sebagai simbol memulai perubahan fundamental dengan penuh kesadaran untuk meningkatkan performa individu organisasi Pemprov Sulbar, dalam mendorong suatu komitmen yang disebut change or die,” ungkap Idris.

Sementara itu, lanjut Idris, untuk membangun budaya kerja perlu dilakukan mengingat potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkup Pemprov Sulbar cukup menjanjikan. Namun kinerjanya belum maksimal.

“Dari pengamatan kita selama ini, kemanapun kita berjalan, kita menemukan potensi yang luar biasa dari ASN kita ini, tingkat pendidikannya tidak kurang dan kecerdasannya tidak diragukan, tetapi yang kurang membuat kita bangga dan bahagia adalah hasil kerjanya,” tandasnya.

Sekedar diketahui, pada kegiatan tersebut juga dirangkaikan pencanangan zona integritas, agent of change (agen perubahan) dan deklarasi sapa buku (sumbangan satu pegawai satu buku). (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *