PIFAF ke-IV, Target Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Domestik

oleh -154 views
DISPOP Polman menggelar konferensi pers persiapan pelaksanaan PIFAF ke-IV, Selasa 30 Juli 2019.

POLEWALI, SULBAR EXPRESS – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispop) Polman menggelar konfrensi pers terkait pelaksanaan event pariwisata berskala internasional Polewali Mandar Folk and Art Festival (PIFAF) ke-IV, di kantor Dispop Polman, Selasa 30 Juli.

Plt Kepala Dispop Polman Andi Masri Masdar mengatakan rencana awal Pifaf tahun ini akan diikuti tujuh negara peserta, namun Afrika Selatan membatalkan kedatangannya karena faktor harga tiket pesawat domestik yang dinilai mahal.

“Akhirnya cuma enam negara yang ikut, Afsel batal,” kata Andi Masri.

Ia menambahkan pada pembukaan Pifaf ke-IV kali ini akan dihadiri langsung perwakilan Kementerian Pariwisata, CIOFF, Gubernur Sulbar dan pejabat lainnya yang berasal dari luar Kabupaten Polman.

“Kami akan menampilkan seni budaya negara peserta dan seni lokal pada ajang pembukaan PIFAF ditambah penampilan band dari luar daerah dan lokal,” tambahnya.

Andi Masri juga menyampaikan PIFAF kali ini akan dikemas berbeda dari sebelumnya dengan menambah sejumlah item program acara. Diantaranya workshop tata busana yang dipandu langsung desainer kondang tanah air, pemilihan putra putri pariwisata, lomba foto dan video publikasi wisata lokal serta lomba musik tradisional sayang-sayang millenial.

“Pemenang lomba foto pariwisata, fotonya akan dijadikan cover buku pariwisata,” ungkap Andi Masri.

Sementara itu, lanjut Andi Masri, peserta PIFAF juga akan diajak melihat kerajinan lokal di Polman. Kemudian berkunjung ke objek wisata edukasi di Pantai Mampie Desa Galeso, di sana mereka akan melihat bagaimana cara melepaskan tukik (anak penyu).

“Tapi kami minta mereka berbusana sesuai adat dan norma masyarakat setempat yang akan dikunjungi,” terangnya.

Selain itu, di tengah berbagai sorotan pelaksanaan PIFAF, sambung Andi Masri, cukup banyak manfaat yang akan dirasakan masyarakat khususnya dari segi perekonomian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tentunya kita bisa lihat selama pelaksanaan PIFAF perputaran uang mencapai miliaran rupiah. Kunjungan wisatawan nusantara yang masuk ke Polman juga meningkat sejak PIFAF mulai diselenggarakan,” tandasnya. (ali/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *