Di Gusung Toraja, Peserta Main Games dan Gathering

oleh -170 views

POLMAN, SULBAR EXPRESS – Games and Gathering merupakan salah satu item kegiatan Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival 2 (PIFAF) sebagai ajang untuk saling mengenal antara negara yang satu dengan negara yang lain.

Para peserta PIFAF mengunjungi dan melakukan kegiatan di objek pariwisata Gusung Toraja, Kecamatang Binuang, Polewali Mandar, dimana pihak panitia melakukan penyebrangan menggunakan perahu berukuran sedang, enam delegasi menikmati pesona pulau berpasir putih, Minggu 4 Agustus.

Ketua Panitia PIFAF 2019 Andi Sukmawaty mengatakan salah satu tujuan membawa delegasi negara ke Gusung Toraja untuk mengenalkan potensi wisata yang ada di Polman sehingga nantinya setelah mereka pulang bisa menceritakan tentang potensi pariwisata yang ada di Polewali Mandar. Juga sebagai salah satu cara mempromosikan keindahan alam Polewali Mandar, karena mereka berswafoto dan mengaplodnya ke media sosial.

“Kita ingin mengenalkan destinasi wisata,” kata Sukmawaty di Gusung Toraja, Minggu 4 Agustus.

Ia menambahkan untuk mandi, panitia menyedikan sarung setiap delegasi, sehingga mereka mengikuti kebiasaan masyarakat Mandar yang ketika mandi menggunakan sarung atau dalam bahasa mandar disebut mippasseq.

“Delegasi negara yang mandi juga menggunakan sarung. Penggunaan sarung sebagai kebiasaan masyarakat kita tularkan kepada peserta PIFAF,” tambahnya.

Sedangkan, salah satu negara berasal dari Slovakia Fatrisia mengungkapkan  tak menjadi masalah baginya menggunakan sarung saat mandi di Pantai Gusung Toraja, kata dia harus menjunjung tinggi nila kearifan lokal daerah.

“Saya tidak ada masalah dengan ini (Sarung), saya menyukai apalagi untuk perempuan karena kita di negara religius walaupun agak panas,” ungkap Fatrisia.

Fatrisia juga menyampaikan waktu sepekan di Polman terlalu singkat baginya yang baru kali pertama datang ke Sulawesi Barat. 
“Saya suka berkunjung ke pulau ini. Saya baru tahu tempat ini,” ungkap Fatrisia.

Senada, Benjamin rekan se negara Fitrisia sangat senang bisa berkunjung ke pulau itu. 

“Pulaunya kecil tapi saya senang, lumayan hangat, dan nikmat di tempat ini,” tandasnya. (hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *