Di Mampie, Peserta PIFAF Tanam Mangga dan Lepas Tukik

oleh -153 views

POLMAN, SULBAR EXPRESS – Delegasi negara peserta Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) 2019 melepas tukik dan menanam pohon di Pantai Mampie, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar.

Di Pantai Mampie delegasi melepas 203 tukik dan menanam pohon mangga 150 dari 160 pohon yang disiapkan.

Pemerhati Penyu Muhammad Yusri berharap dengan adanya beberapa negara yang melepas tukik, mereka bisa membantu bahwa penyu dilindungi.

“Setidaknya bisa mencegah, mengkampanyekan, dilarang membuang sampah ke laut. Karena ada beberapa biota laut yang keberadaanya dilindungi dan hampir punah,” kata Yusri, Senin 5 Agustus.

Ia menambahkan untuk penanaman mangga Mampie yang terus menerus mengalami abrasi bisa mengembalikan semangat masyarakat untuk kembali berkebun.

“Ini juga memiliki nilai ekonomi kepada masyarakat setempat,” tambahnya.

Sedangkan, salah satu delegasi dari Negara India Jagruti Vaidya sangat menghargai Indonesia untuk menyukseskan kegiatan ini.

“Sebenarnya bagi kami kultur dan budaya Indonesia dan India sendiri sangat selaras karena India sangat memperhatikan lingkungan. Pelepasan tukik, penanaman pohon ini hal yang sangat luar biasa. Kami berharap Indonesia dapat meneruskan event ini untuk melanjutkan pengembangan natural,” kata Jagruti Vaidya berdasarkan translite yang disampaikan LO.

Sementara, KepaLa BPSPL Makassar Andry Indyasworo Sukmoputro menyampaikan kedatangan delegasi negara ke Pantai Mampie dari rombongan enam negara bisa ikut memberikan kontribusi dalam upaya perlindungan dan kelestarian konservasi penyu.

“Bukan hanya di Indonesia tapi bisa memberikan makna lain kepada mereka, tempat asal mereka atau negara sendiri,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *