Program INSIDEN, Permudah Layanan Lakalantas Bagi Peserta BPJS Kesehatan

oleh -262 views
Kepala BPJS kesehatan Polman, Harie Wibhawa memaparkan program Insiden.

POLMAN, SULBAR EXPRESS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengembangkan inovasi program yang diberi nama Integrated System For Traffic Accident (INSIDEN) atau percepatan birokrasi dalam pengurusan kecelakaan lalulintas (Lakalantas).

INSIDEN merupakan sinergi aplikasi antara BPJS Kesehatan dan PT Jasa Raharja (Persero) yang dibangun secara web based sehingga dapat diakses dengan mudah oleh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) yang memiliki jaringan internet.

Kepala Cabang BPJS Polewali Harie Wibhawa mengatakan Insiden merupakan program BPJS Kesehatan yang bekerjasama dengan Jasa Raharja yang masuk dalam top 99 pelayanan publik di Indonesia, Kata dia, data Lakalantas yang masuk dalam layanan ini secara otomatis masuk di BPJS kesehatan dan Jasa Raharja.

“Melalui layanan Insiden pasien Lakalantas yang masuk di rumah sakit langsung ditangani, Bahkan di rumah sakit ada petugas khusus stand by dengan tanda pengenal pakai pin Insiden,” kata Harie, saat ditemui Senin 19 Agustus.

Menurutnya, jajaran Satlantas Polres Polman sejauh ini sangat pro aktif, sehingga kejadian Lakalantas bisa segera ditindak lanjuti.

“Sekitar 78 persen warga Polman sudah tercover BPJS kesehatan, dengan adanya program Insiden nyaris tak ada lagi keluhan soal pelayanan pasien lalu lintas,” tambahnya.

Sedangkan, Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik Imran Hana mengungkapkan melalui program ini setiap laporan akan ditindaklanjuti baik oleh Jasa Raharja maupun BPJS untuk memastikan pelayanan bagi pasien Lakalantas.

“Jika kecelakaannya ada lawan berarti itu ditanggung oleh Jasa Raharja sampai batas maksimal Rp. 20 juta namun apabila lebih maka secara otomatis akan masuk ke ranah BPJS. Saat ini ketika ada kecelakaan langsung ada laporannya di group baik laporan dari PKM dan Polsek,” ucap Imran.

Imran juga menyampaikan dulu kadang masih ada masyarakat yang tidak melapor saat mereka mengalami lakalantas, Tapi melalui program Insiden setiap Lakalantas langsung dibuatkan laporan oleh polisi yang langsung ditindaklanjuti BPJS Kesehatan dengan Jasa Raharja.

“Sehingga tak ada lagi tumpang tindih apakah dibayar BPJS kesehatan atau Jasa Raharja,” tandasnya.(ali/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *