Penyimpangan Dana Desa, Inspektorat Kembalikan Kerugian Negara Rp1 Miliar

oleh -308 views
Kepala Inspektorat Polman, Ahmad Syaifudin.

POLMAN, SULBAR EXPRESS – Penyimpangan dana desa dalam dua tahun terakhir mendominasi temuan Inspektorat Kabupaten Polman, bahkan sejumlah desa harus lanjut menjalani sidang Tuntutan Perbendaharaan – Tuntutan Ganti Rugi (TP – TGR).

Kepala Inspektorat Polman, Ahmad Syaifudin mengatakan pengembalian kerugian negara yang melekat pada dana desa mencapai satu miliar rupiah, Sebab itu, sambung Syaifuddin pihaknya memberi waktu 60 hari pada pejabat desa yang bermasalah untuk mengembalikan kerugian negara sebelum dilimpahkan ke sidang TP TGR.

“Mereka rata rata kembalikan sebelum 60 hari, Tapi ada juga nanti sudah sidang TGR baru ganti rugi,” kata Ahmad. saat ditemui di ruangannya, Selasa 20 Agustus.

Menurutnya, temuan kerugian negara pada dana desa disebabkan faktor kelalaian administrasi serta terjadinya masa transisi saat Pejabat sementara (PJs) desa menjabat.

“Hampir semua desa ada temuannya, cuma ada yang temuannya sedikit dan ada yang banyak,” tambahnya.

Ahmad Syaifudin juga mengungkapkan resiko pemecatan menanti PJs desa jika tidak segera mengembalikan kerugian negara temuan Inspektorat, Hal itu lantaran PJs desa mayoritas bersatus sebagai pegawai negeri.

“Jadi kalau terbukti sanksi pecat bagi ASN,” ungkap Ahmad Syaifudin.

Sementara itu, lanjut Ahmad Syaifudin selain temuan penyimpangan dana desa, temuan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) juga kasusnya sempat ada yang dilanjutkan sampai ke sidang TP – TGR.

“Termasuk mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Polewali itu kita sidang TGR kan,” terangnya.

Selain itu, aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang terdiri dari beberapa institusi bukan mengutamakan hukuman tapi bagaimana berupaya menyelamatkan uang negara.

“Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekarang harusnya sudah bisa menentukan resiko kerugian penggunaan uang negara pada kegiatannya,” tandasnya.(ali/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *