Warga Lantora Mengeluh, Septik Tank Komunal Berbau Tak Sedap

oleh -312 views
Pipa septik tank yang lepas dikeluhkan warga Lingkungan Lantora Timur

POLEWALI, SULBAR EXPRESS – Dua titik Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tangki septik tank komunal untuk limbah rumah tangga mengeluarkan bau tak sedap di Lingkungan Lantora Timur Kelurahan Lantora, Kabupaten Polman, bau busuk yang keluar dari pipa pembuangan membuat aktivitas warga terganggu,

Warga setempat Ita mengungkapkan nyaris semua warga yang berjarak kurang lebih 10 meter dari tangki septik tank mengeluhkan bau tidak sedap, Kata dia, bau busuk paling menyengat keluar dari pipa pembuangan tangki yang lepas karena tidak tertanam.

“Bagaimana tidak berbau kalau pipa pembuanganya lepas, sedangkan itu septik tank menampung limbah rumah tangga dan tinja untuk lima rumah,” kata Ita, saat ditemui di Lingkungan Lantora Timur, Kamis 22 Agustus.

Lanjutnya, bau menyengat tersebut menganggu aktivitas sehari harinya seperti saat makan, mandi dan beribadah.

“Apalagi kalau ada tamu datang, pasti mereka pasti bertanya dimana itu bau busuk,” tambahnya.

Sementara itu, seorang ibu rumah Lantora Timur yang tak mau namanya disebutkan mengatakan septik tank itu sudah hampir satu tahun selesai pembangunannya.

“Mengganggu betul baunya pak, serasa mau mati kita, apalagi kalau sedang kumpul sama keluarga,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Polman saat dikonfirmasi menuturkan pembangunan tangki septik komunal tersebut dibangun pada tahun 2018 lalu dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi yang dikerjakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sehat.

“Sembilan kelurahan di Kecamatan Polewali semua dapat septik tank, nanti kami akan cek ke lokasi apakah penguraian bakteri atau sistemnya ada kesalahan rakit, kami akan sampaikan KSM nya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Kelurahan Lantora Suryawati mengakui bahwa sudah tiga kali salah satu warga Lingkungan Lantora Timur mengadu ke kantor lurah.

“Iya, warga sudah tiga kali datang melapor keluhan mereka itu bau tak sedap. Ini kami sudah tindak lanjuti dengan melaporkan ke kepala lingkungan setempat dan yang kelompok mengerjakan,” tandasnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Polman Andi Suaib Nawawi saat ditemui di ruangannya menjelaskan pencemaran limbah septik tank dapat menimbulkan berkembang biaknya binatang perantara yang menyukai kotoran seperti nyamuk, lalat, cacing dan kecoa.

“Binatang ini disebut vektor yang bisa membawa kuman penyakit, ia hinggap dari sumbernya kepada orang, kalau pipa septik tank lepas itu sama saja buang air di sembarang tempat,” ujar Suaib.

Dua titik tangki septik komunal di Lingkungan Lantora Timur dibangun terpisah dan ukurannya berbeda, Namun kedua tangki septik ini mengeluarkan bau tak sedap, di belakang gereja Toraja Mamasa ukurannya lebih besar dibanding tangki septik yang dibangun berbatasan area persawahan warga. (ali/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *