Kehadiran Industri Sawit Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat , Agus : Kita Harus Akui Itu

oleh -127 views
MENERIMA. Bupati Agus Ambo Djiwa saat menerima tokoh masyarakat diruang kerjanya, Kamis 22 Agustus.

PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS – Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa mengajak masyarakat untuk mengakui kehadiran industri kelapa sawit meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Pasangkayu.

Hal tersebut disampaikan Agus disela-sele menerima masyarakat diruang kerja, Kamis 22 Agustus.”Kita, pemerintah daerah bersama masyarakat petani mengakui dengan kehadiran beberapa pabrik kelapa sawit yang termasuk miliki Astra mempunyai andil peningkatan kesejahteraan masyarakat,” akui Agus.

Menurutnya, berdasarkan data statistik terakhir pada tahun 2018, angka Per Kapita 52 Juta kabupaten Pasangkayu. Tidak dipunggiri itu juga disebabkan dengan hadirnya beberapa perusahaan perkebunan kepala sawit di Pasangkayu.

“Kita bisa lihat lansung sekarang di masyarakat petani, hampir setiap rumah sudah memiliki kendaraan roda empat. Apalagi kalau hanya kendaraan roda dua, rata-rata dimiliki lebih dari satu. Na coba kita tanyakan lansung lima atau sepuluh tahun lalu apa masyarakat memiliki kendaraan masing-masing,” kata Agus Ia juga menyampaikan, ekonomi petani rata-rata mengalami perbaikan, “Saat ini pendapatan petani per kavling kebun kelapa sawit sebesar 6 juta keatas,” sebut Agus.Lebih lanjut, Agus, ke semua industri perkebunan sawit yang hadir di Pasangkayu sebelumnya berkomitmen memperdayakan masyarakat lokal dalam memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraan.

Misalnya, ada masyarakat yang mempunyai lahan, tapi tidak memiliki banyak modal, perusahaan bisa membantu bibit dengan memasukkan dalam progam IGA dan sebagainya.

“Saya rasakan itu yang sangat membantu sekali masyarakat kita yang hanya mempunyai lahan tidak digunakan dikarenakan keterbatasan modal. Nah, Astra membuka ruang untuk itu semua. Dan urusan bersama maayarakat yang harus melibatkan pemerintah, Astra juga telah melakukan komunukasi dengan baik dengan pemerintah daerah,” lanjut Agus. (ndi)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *