30 Anggota DPRD Resmi Dilantik, Bupati Harap AKD Segera Dibentuk

oleh -102 views
Pengucapan sumpah dan janji 30 Anggota DPRD Mamasa

MAMASA, SULBAR EXPRESS – 30 putra dan putri terbaik dari perwakilan tiga wilayah di Kabupaten Mamasa, resmi menjabat anggota Dewan Peerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setelah mengucapkan sumpah dan janji pada pelantikan yang digelar pada Rabu 28 Agustus.

Setelah dilantik, secara otomatis 30 anggota DPRD ini siap menjalankan tugas dan fungsinya yakni pengawasan, legislasi dan pembahasan anggaran.

Sehubungan dengan itu, Bupati Mamasa H Ramlan Badawi berharap sekiranya alat kelengkpan dewan (AKD) segera dibentuk. Alasannya karena Ramlan mengaku, ada beberpa hal yang perlu dilakukan secepatnya. Misalnya pembenahan infrastruktur jalan, baik status jalan kabupaten dan jalan provinsi. Menurut dia, walaupun status jalan provinsi menjadi domain pemerintah provinsi, namun perlu ada dorongan dari kabupaten.

Selain itu, hal yang paling mendesak kata dia yaitu bandar udara (Bandara) Sumarorong. Bandara Sumarorong sudah dua tahun tidak beroperasi. Sementara kata dia, hal yang paling mendukung percepatan perekonomian yaitu adanya bandara.

Hal lain dianggap paling urgen yang harus diselesaikan adalah pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Sehubungan dengan pendidikan, ia mengaku Mamasa masih sangat kekurangan tenaga pendidik.

“Kita masih kekurangan guru sebanyak 1513, sementara tenaga pendidik sangat menentukan kualitas pendidikan dan SDM. Namun bagaimana mungkin jika Mamasa masih sangat kekurangan tenaga pendidik,” kata Ramlan.

Sementara untuk kesehatan, Ramlan menuturkan Mamasa merupakan satu kabupaten, tetapi rumah sakit umum saja belum terbenahi dengan baik. Menurutnya hal itu dipengaruhi oleh akreditasi yang lambat.

“Sehingga sudah dua tahun saya menggaji khusus dikter spesialis yang representatif,” ungkap Ramlan.

Dia berharap pula, tahun 2019 RSUD Mamasa sudah bisa melayani operasi, dan tidak lagi dilakukan rujukan, dengan menggelontorkan anggaran lebih dari 20 milliar rupiah. Dari segi ekonomi, Ramlan mengaku Mamasa perlu menjadi prioritas dalam hal pengembangan komoditi kopi dan kentang.

“Ini yang kita harapkan, sehingga semoga DPRD yang baru dapat bersinergi dengan pemerintah daerah,” pungkasnya. (sam/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *