Keberhasilan Pemerintah Ditentukan Program KB

oleh -127 views

MAJENE, SULBAR EXPRESS – Program Keluarga Berencana (KB) yang terus digaungkan pemerintah pusat tidak boleh setengah hati. Program ini harus berjalan dengan baik. Jika tidak, maka program lainnya akan mempengaruhi.

“Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene sangat ditentukan dari keberhasilan program KB,” ucap Lukman pada peringatan hari kontrasepsi se-Dunia tingkat Kabupaten Majene, di Galangan Kapal Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae Timur, Kamis 5 September.

Pelayanan KB katanya perlu lebih ditingkatkan termasuk upaya menekan angka kematian bayi dan anak, karena itu dibutuhkan peran penyuluh KB, baik di wilayah kelurahan maupun di desa, guna memberikan kontribusi kepada Pemkab Majene terhadap peningkatan Angka Harapan Hidup (AHH).

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar Andi Rita Maryani menjelaskan, peringatan hari kontrasepsi se-dunia serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan forum yang digunakan OPD terkait, untuk mensosialisasikan program 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) guna mencegah stunting di Majene,” ulasnya.

Selain itu, terdapat juga kegiatan gelar dagang Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) merupakan hasil produksi dari rumah tangga tingkat perekonomian dibawah standar.

“Jadi hasil produk dari UPPKS dapat dipasarkan ke tingkat Nasional bahkan bisa ke tingkat Internasional. Jika diperlukan diberikan label halal dan kemasan yang lebih menarik,” beber Rita.

Ia berharap, melalui kegiatan peringatan hari kontrasepsi mendapat dukungan dari Pemkab Majene khususnya melaksanakan senam Maumere secara serentak pada 15 September, bertepatan dengan Majene car free day.

“Sekaitan pencegahan stunting, BKKBN Sulbar memiliki peranan yang besar. Program ini harus tetap kita kawal hingga 2020, melalui sosialisasi para penyuluh KB yang ada di Majene,” pungkasnya.

Setelah kegiatan, panitia pelaksana Muh Ilyas menyebut, peringatan hari kontrasepsi untuk meningkatkan persentase jumlah akseptor baru dan akseptor aktif untuk memenuhi target kinerja Prevalensi Pemakaian kontrasepsi (CPR).

“Termasuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan reproduksi dan 1000 HPK serta mendorong ekonomi mikro berbasis keluarga, seperti pelayanan kontrasepsi, sosialisasi 1000 HPK, sosialisasi kesehatan reproduksi, gelar dagang HPPKS dan senam Maumere,” jelasnya.

Turut hadir Kepala Dinas PP-KB Majene dr Hj Wahida, Camat Banggae Abd Azis Said, Danramil, Kapolsek Banggae, Lurah Rangas, Kepala PKM Totoli, Kepala UPTD, Ketua BKMT Majene serta para undangan lainnya.(hfd/smd)

HALAMAN BERITA MAJENE. SAMBUTAN. Para peserta mengengarkan sambutan pada peringatan hari kontrasepsi se-Dunia tingkat Kabupaten Majene, di Galangan Kapal Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae Timur, Kamis 5 September 2019.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *