Penetapan AKD Selesai, Bapemperda Akan Rancang Perda Inisiatif

oleh -247 views
Wakil Ketua DPRD Mamuju Syamsuddin Hatta memimpin rapat paripurna penetapan AKD di hadapan anggota DPRD Kabupaten Mamuju, di ruang paripurna DPRD, Selasa 29 Oktober 2019.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Rapat paripurna penetapan susunan pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kabupaten Mamuju periode 2019-2024, telah disepakati. Berlangsung di ruang paripurna DPRD Mamuju, Selasa 29 Oktober.

Proses penetapan AKD yang dimulai pada hari Jumat 27 Oktober lalu sempat berlangsung alot dan akhirnya bisa menetapkan beberapa pimpinan AKD.

Syamsuddin Hatta yang memimpin rapat membacakan nama-nama AKD. Antara lain, jabatan ketua Komisi I Bidang HHukum, Pemerintahan dan Kependudukan yaitu Sugianto. Wakil ketua Ramliati S Malio, dan sekretaris Ferly Sepponanna.

Sementara untuk Komisi II Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan Ketua Mahyuddin, Wakil Ketua A Zul Fahmi Hermawan, Sekretaris Sugianto. Untuk Komisi III Bidang Kesejahteraan Rakyat, Ketua Masram Jaya, Wakil Ketua Asdar dan Sekretaris Idrus Arifin.

Untuk Badan Kehormatan Ketua Muhammad Reza, Anggota Yudiaman Firusdi, Anggota Suhartono. Serta Badan Musyawarah yakni Ketua Aswar Anshari, Wakil Ketua Syamsuddin Hatta, Wakil Ketua Andi Dody Hermawan.

Sementara untuk Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) Ketua Mervie Parasan, Wakil Ketua Andi Masyud Anggota Abdul Malik Ballako.

Ketua Bapemperda Marvie Parassan, mengatakan untuk Bapemperda sendiri akan melakukan pengusulan untuk anggota DPRD periode 2019-2024 akan merancang perda inisiatif.

“Di Bapemperda kami akan mengupayakan, seperti diketahui bahwa perda itu ada dua. Pertama ada dari usulan eksekutif dan dari legislatif, untuk legislatif namanya perda inisiatif dan kami ingin agar DPRD ini bisa berinovasi artinya kami tidak hanya menunggu usulan dari eksekutif,” ucap Marvie.

“Kami ingin membuat perda inisiatif yang dilahirkan dari anggota DPRD yang ada saat ini. Karena kami baru ditetapkan sehingga saya akan lihat apa yang paling mendesak dan apa yang paling bermanfaat untuk masyarakat Mamuju, itulah yang kami buatkan, dan tidak akan mengesampingkan usulan Ramperda yang sudah ada, tetapi kami juga akan kaji, mana yang menjadi skala prioritas,” tandasya. (idr/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *