Bupati Lantik 5 PAW Kapala Desa, Diharap Ada Sinergitas dengan Bhabinkamtibmas

oleh -246 views
MELANTIK. Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa saat melantik lima Pengganti Antar Desa (PAW) Kepala desa di ruang pola kantor bupati, Rabu 20 November 2019.

PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS – Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa melantik lima Pengganti Antar Waktu (PAW) kepala desa. Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Muhammad Saal, Kejari Pasangkayu Imam Sidabutar, Dandim 1427 Pasangkayu Letkol Inf Kadir Tandiesak dan Kapolres Matra AKBP Leo H Siagian, dilaksanakan di lantai tiga ruang pola kantor bupati, Rabu 20 November.

Kelima kades tersebut adalah Rizal sebagai Kades Pangiang Kecamatan Bambalamotu, Nuryadin sebagai kades Karya Bersama Kecamatan Pasangkayu, Hasbudi sebagai Kades Sipakainga Kecamatan Duripoku, Irfan sebagai Kades Doda Kecamatan Sarudu, dan Arwin Rusdi S sebagai Kades Bulubonggu Kecamatan Dapurang.

Dalam arahannya, Agus menyampaikan bahwa tidak ada jabatan yang kekal termasuk jabatan kades. Jabatan ini semua diberikan tanggung jawab oleh Tuhan dengan otomatis pula akan di pertanggungjawabkan kepadanya.

Selain itu, kelima kades yang barusan di ambil sumpahnya agar melaksanakan tanggung jawab dan tugas sosial dikerenakan tanggung jawab dan tugas sosial itu melekat pada pribadi masing-masing.

“Kades harus bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan masyarakat dalam melakukan pembangunanan dengan tujuannya untuk rakyat. Sekali lagi saya harap bangun sinergitas antara pejabat dengan masyarakatnya serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” tuturnya.

Menurut Agus, dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai kades, apabila ada permasalahan didaerahnya agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Terkecuali sudah tidak bisa baru dilaporkan ke bupati.

Kapolres Matra AKBP Leo H Siagian menambahkan, dalam hal terciptanya kondusif di wilayah pemerintahan desa, perlu adanya komunikasi intens bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah masing-masing.

“Kami juga dari pihak kepolisian berharap dalam melaksanakan tugas sebagai kades agar selalu ada sinergitas dengan Bhabinkamtibmas serta Babinsa. Itu dimaksudkan supaya dalam setiap permasalahan yang terjadi selalu dalam kondisi kondusif di wilayah desa,” tandas Leo H Siagian.(ndi/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *