Mega Proyek RSUD Polman, Abaikan Keselamatan Pekerja

oleh -266 views
Sebagian pekerja bangunan baru RSUD Polman tanpa alat pengaman

POLEWALI, SULBAR EXPRESS – Mega proyek bangunan baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polman abaikan keselamatan pekerja, sebagian tukangnya bekerja tanpa dilengkapi alat pengaman apapun.

Hasil pantauan, tampak terlihat sebagian buruh pekerja baik yang bekerja di lantai dasar, lantai dua dan lantai tiga proyek bangunan hanya menggunakan baju dan celana yang melekat di badan tanpa alat pengaman seperti helm, rompi, tali pengaman dan sepatu standar proyek.

Proyek bangunan berlantai tiga tersebut menghabiskan biaya sekira Rp. 45 Miliar yang tendernya dimenangkan PT. Yabes Sarana Mandiri dengan batas waktu pengerjaan sampai 31 Desember tahun ini.

Pimpinan Proyek pembangunan RSUD Polman, Nawir saat dikonfirmasi berjanji akan menata kembali para pekerjanya supaya menggunakan alat keselamatan dalam bekerja.

“Nanti saya rapikan kembali, saya kumpul lagi,” kata Nawir, saat dihubungi via telepon selulernya belum lama ini.

Lebih lanjut, Nawir menjelaskan buruh pekerja pada pembangunan gedung baru RSUD Polman berjumlah 215 orang yang didominasi pekerja lokal.

“Total pekerja 215, mayoritas orang lokal sisanya dari Makassar, terlebih untuk pekerjaan umum kita pakai orang lokal,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi II Bidang Pembangunan DPRD Polman, Juanda, mengungkapkan masalah alat pengaman dalam bekerja sangatlah penting apalagi sebagian besar pekerja adalah orang lokal.

“Kita akan tegur dan rekomendasi pelaksananya,” tegasnya.saat dihubungi via telepon.

Hal senada dilontarkan, Wakil Ketua DPRD Polman, Hamzah Syamsuddin, menurutnya, bila merujuk proyek di kota besar pada umumnya para pekerjanya diprioritaskan menggunakan alat pengaman sebelum bekerja.

“Saya kroscek dulu lalu kita hearing apa masalahnya,” tandasnya. (ali/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *