Delapan Fraksi Setujui RAPBD jadi APBD

oleh -245 views
RAPAT. Bupati Mamasa Ramlan Badawi saat menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Mamasa.

MAMASA, SULBAR EXPRESS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan akhir fraksi terhadap pengambilan keputusan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020.

Rapat ini dihadiri Bupati Mamasa Ramlan Badawi, Wakil Bupati Mamasa Marthinus Tiranda, Sekretaris Daerah Ardiansyah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Mamasa David Bambalayuk turut dihadiri dua unsur pimpinan lainnya, yakni Ketua DPRD Orsan Soleman B dan Wakil Ketua II Juan Gayang Pongtiku.

Selain diikuti 21 anggota DPRD termasuk tiga unsur pimpinan. Hadir pula sejumlah pejabat OPD lingkup pemerintah daerah. Dari 21 anggota DPRD terdiri dari delapan fraksi, semua setuju RAPBD ditetapkan menjadi peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2020.

Persetujuan itu dituangkan dalam keputusan DPRD Kabupaten Mamasa Nomor: 06/KPTS/DPRD/XI/2019, tentang persetujuan terhadap RAPBD, tentang APBD, tahun anggaran 2020. Hal tersebut akhirnya disetujui setelah melalui pembahasan yang cukup alot dan panjang.

Adapun rincian anggaran RAPBD tahun anggaran 2020 yang disetujui yaitu pendapatan Rp.1.054.070.100.401 dengan belanja sebesara Rp.1.042.852.154.000.32.

Rincian belanja yang dimaksud yaitu, belanja tidak langsung Rp.676.509.738.481. Kemudian belanja langsung Rp.366.342.415.551.

Dari total belanja langsung dan tidak langsung, terdapat surflus sebesar Rp.11.217.946.369. Pembiayaan penerimaan Rp.8.064.095.631.

Sedangkan pengeluaran Rp.19.282.042.000. Pembiayaan netto minus Rp.11.217.946.369. Sehingga sisa lebih penggunaan anggaran tahun berkenaan sebesar Rp.0.

APBD tersebut disetujui delapan fraksi yaitu Fraksi Nasdem, Hanura, PKS, BKB, Golkar, Demokrat, Fraksi Gabungan PDI-PAN dan Fraksi Persatuan Pembangunan Indonesia Raya.

Bupati Mamasa Ramlan Badawi mengatakan, program dan kegiatan yang termuat dalam APBD, merupakan program prioritas masing-masing OPD.

Tentu hal itu telah dituangkan dalam arah kebijakan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2020. Menurutnya, program dan kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan visi dalam lima misi pemerintah kabupaten Mamasa tahun 2020.

Termasuk salah satunya meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, listrik, telekomunikasi, serta air bersih yang mendukung pengembangan ekonomi daerah dan aktivitas sosial masyarakat.

“Kita berharap, setelah ditetapkan, pelaksanaan APBD dapat berjalan sesuai visi dan misi pemerintah,” harap Ramlan menutup wawancara. (sam/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *