Pemuda Manakarra Cup, Rimuku FC Melaju ke Semifinal

oleh -280 views
Salah satu pemain Garuda Kalukku membawa bola dalam lapangan saat berhadapan pemain Rimuku FC, Senin 6 Januari 2020.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Rimuku FC melaju ke semifinal melalui drama adu penalti 3-0 melawan Garuda Kalukku setelah hasil imbang 1-1 yang berlangsung di Stadion Manakarra Mamuju, Senin 6 Januari.

Tiga pemain Garuda Kalukku tidak mampu melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Sedangkan eksekutor Rimuku FC sukses menjalankan tugasnya. Dengan kemenangan ini Rimuku FC akan berhadapan dengan Bakenkeng FC di semifinal Pemuda Manakarra Cup 2019.

Jalannya pertandingan memasuki 10 menit pertama pertandingan babak pertama Rimuku FC unggul 1-0 lebih dulu dari Garuda Kalukku setelah penyerang Rimuku FC, nomor punggung 9, Imam (9′) berhasil memanfaatkan umpan dari rekan setimnya melalui tendangan bebas.

Namun hingga turun minum babak pertama Garuda FC hanya mampu menciptakan dua tendangan mengarah gawang lawan. Memasuki babak kedua, insensitas permainan mulai meningkat. Kedua tim saling jual beli serangan.

Memasuki menit 61 Garuda Kalukku berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui titik penalti yang dicetak oleh nomor punggung 4, Ihwal. Setelah gol tersebut, semangat pasukan Garuda Kalukku semakin meningkat. Mereka beberapa kali menciptakan peluang namun tak ada yang dapat dikonferensi menjadi gol.

Bahkan pada menit ke 90+1 Garuda FC nyaris saja membalikkan keadaan. Umpan silang medatar dari sisi kiri pertahanan lawan lagi-lagi tak mampu dikonferensi menjadi gol.

Pelatih, Rimuku FC Raslin Haeruddin mengatakan dinamika jalannya pertandingan cukup dramatis. Namun pihaknya bersyukur karena bisa lolos ke semifinal.

“Meskipun pertandingan berakhir dengan adu penalti. Kita bersyukur karena bisa menang dan lolos ke babak selanjutnya,” kata Raslin.

Ia menambahkan dalam menghadapi Bakengkeng FC pada babak semifinal, pihaknya optimis bisa keluar sebagai pemenang di lapangan hijau dengan materi pemain yang sudah disiapkan.

“Di babak 8 besar kita datangkan pemain 6 orang, 3 pemain dari Majene, 2 orang dari Palu dan 1 dari Matra. Babak selanjutnya kita optimis menang dengan semangat tim,” tambahnya.

Sedangkan, Pelatih Garudu Kalukku Siswanto mengungkapkan kekalahan yang dialami timnya dianggap sebagai kalah penasaran. Kesalahan disadari pada babak pertama karena terbawa arus dengan permainan lawan.

“Nanti babak kedua baru kita lakukan rotasi dan alhamdulillah langsung ada gebrakan sehingga bisa menyamakan kedudukan. Ada juga beberapa peluang yang tidak maskimal,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *