Masyarakat Khawatir Tanggul Penahan Ombak Ambruk

oleh -221 views
Nurlia memperlihatkan kondisi tanggul di Tambi Mamuju, Selasa 7 Januari 2020.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Masyarakat di pinggir pantai Lingkungan Tambi, Kelurahan Mamuyu, khawatir jika tanggul penahan ombak jebol.

Hal itu terjadi akibat tingginya gelombang air laut yang menghantam tanggul penahan ombak. Sehingga mengakibatkan sebagian tanggul terkikis dan mengalami kerusakan.

Itu disampaikan warga yang berada di pinggir laut Kelurahan Mamuyu, Lingkungan Tambi, Nurlia, mengungkapkan tanggul yang dibangun sekira tahun 2017 ini sudah mulai rapuh dan mengalami kerusakan.

“Ini dibangun sepertinya tahun 2017 dan itu sudah ada yang mulai rapuh karena ombak,” ucapnya saat ditemui di pinggir pantai, Selasa 7 Januari.

Itu juga membuat dirinya dan sebagian masyarakat khawatir dan harus waspada apalagi jarak rumahnya yang cukup dekat dengan bibir pantai.

Sampai saat ini nelayan juga tak ada yang berani untuk melaut dan memarkir perahunya dikarenakan cuaca yang diperkirakan oleh BMKG akan sampai pada bulan Maret.

“Kami takut jika nanti tanggulnya rubuh dan menghantam rumah. Apalagi sebagian sudah ada yang mulai rapuh,” keluhnya.

Ia berharap pemerintah daerah bisa segera mengantisipasi hal tersebut sebelum tanggul betul-betul jebol dan masuk kerumah warga.

Sementara Kepala Kelurahan Mamuyu Jaharuddin membenarkan hal itu. Ia mengaku sudah sering ke lapangan dan melihat kondisi tanggul yang berada sangat dekat dengan rumah warganya.

“Kami juga sering ke lapangan melihat kondisi tanggul, memang ada beberapa yang mulai rapuh dan sudah tidak mampu menahan tingginya gelombang ombak,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah mengusulkan itu di musrembang dan sisa menunggu hasil realisasinya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar tanggul untuk tetap berhati-hati dan waspada menghadapi kondisi cuaca ekstrem. (idr/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *