Kepala DPKPP Kunjungi Pasutri yang Tinggal di Gubuk Reyot

oleh -90 views
Kepala DPKPP Mamasa Daud Tandi Arruan mengunjungi pasutri lanjut usia di desa Osango.

MAMASA, SULBAR EXPRESS – Kepala DPKPP Kabupaten Mamasa, Daud Tandi Arruan akhirnya mengunjungi pasangan suami isitri lanjut usia di Desa Osango, Kecamatan Mamasa.

Sehari sebelumnya, diberitakan salah satu keluarga yakni Pappa dan Mariam beserta cucut dan cicitnya yang baru berusia 2 tahuan tinggal di atas gubuk reyot selama belasan tahun.

Pappa dan keluarganya tinggal di atas gubuk reyot tak jauh dari kantor bupati Mamasa, tepatnya di Dusun Dengen, Desa Osango, Kecamatan Mamasa.

Setelah diberitakan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Mamasa, Daud Tandi Arruan beserta staf langsung meninjau lokasi tempat tinggal kakek dan nenek tersebut.

Di lokasi itu, Daud mengatakan setelah melakukan peninjauan, keluarga Pappa layak mendapat bantuan rumah layak huni.

Kata dia, terlepas dari persoalan sudah pernah mendapat bantuan sebelumnya, namun dilihat dari kondisinya yang sangat memprihatinkan, maka sangat layak mendapat bantuan.

Ia menjelaskan, meski akan ada persoalan terkait administrasi yang bersangkutan, ia memastikan hal itu tidak akan menghalangi Pappa untuk mendapatkan bantuan bagunan perumahan yang layak.

“Memang kita berupaya untuk tidak melanggar aturan, dan itu tugas kami untuk memastikan orang tua ini tetap akan menerima bantuan apapun caranya,” jelas Daud, Rabu 15 Januari.

Untuk itu, lanjut Daud, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Bupati Mamasa agar ada langkah membantu Pappa dan keluarganya, sambil mengurus administrasi yang bersangkutan untuk mendapatkan bantuan perumahan.

“Apakah bentuknya sumbangan sukarela dari pejabat atau seperti apa, yang penting kita bantu dulu sambil menunggu bantuan perumahan lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ada di DPKPP,” tuturnya.

Ia berharap dalam menyikapi persoalan-persoalan sosial yang terjadi seperti itu, agar semua pihak dapat saling melengkapi dan tidak saling mempersalahkan.

“Tak ada manusia yang sempurna, termasuk juga pemerintah. Sehingga intinya adalah kita bersama-sama berupaya menyelesaikan persoalan yang muncul, terlebih jika itu adalah persoalan sosial yang terjadi dalam masyarakat,” harapnya.

Ia menambahkan tak ada alasan untuk tidak membantu keluarga pasutri tua dan saat ini kesehariannya tinggal di rumah yang sangat tidak layak.

Adapun persoalan administrasi yang dimaksud adalah terkait kepemilikan lahan dan adanya informasi bahwa pasutri tua tersebut sudah pernah menerima bantuan perumahan sebelumnya.

Terkait persoalan administrasi, Pemerintah Desa Osango melalui Kaur Keuangan, Marthen mengatakan siap membantu apapun proses pengurusan administrasi yang diperlukan.

“Kami selaku pemerintah desa siap membantu pengurusan surat-surat yang dibutuhkan untuk kelancaran bantuan yang akan diberikan kepada keluarga orang tua ini,” katanya.

Ia menambahkan sehubungan dengan bantuan perumahan melalui DAK yang akan masuk ke Desa Osango, keluarga Pappa telah didaftar sebagai salah satu penerima manfaat.

“Namanya sudah diusulkan, jadi kalau anggarannya sudah cair maka sudah pasti orang tua ini juga akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah,” tambahnya. (sam/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *