Saatnya Kontraktor Lokal Diberdayakan

oleh -250 views
SOSIALISASI. Wakil Gubernur Sulbar Enny Angraeni Anwar menyerahkan cinderamata kepada pimpinan Askrindo Syafruddin Rahmat melakukan Sosialisasi Kredit Kontruksi, di Grand Hotel Mamuju, Kamis 16 Januari 2020.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Kontraktor lokal perlunya diberdayakan untuk kemajuan Sulbar kedepan, karena selama ini dianggap masih kurang perhatian dengan minimnya mendapat proyek dari pemerintah.

Hal tersebut, disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruk (LPJK) Sulbar Hasrat Lukman pada acara Sosialisasi Kredit Kontruksi, dirinya mengatakan banyak perusahaan lokal di Sulbar.

“Saat ini tercatat sudah ada 5.000 tenaga terampil dan 1.040 tenaga ahli bidang kontruksi dan persoalan yang dihadapi kontraktor lokal saat ini, yakni tidak diberdayakan dalam mengerjakan paket pekerjaan di Sulbar,” kata Hasrat.

Ia menambahkan sekira 70 persen pengusaha lokal tidak diberdayakan. Salah satu permasalahan adalah persoalan modal. Karenanya, melalui sosialisasi ini bersama perbankan, PT Askrindo sebagai penjamin asuransi, untuk meyakinkan kepada pemerintah daerah bahwa pengusaha lokal tidak lagi tidak akan terkendala permasalahan modal.

“Sudah saatnya kontraktor lokal diberdayakan, Kami merasa tidak berdaya di kampung sendiri, olehnya melalui kegiatan ini kita mencoba meretas persoalan itu,” tambahnya.

Hasrat juga menyampaikan tidak berdayanya kontraktor lokal ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau dari luar, otomatis pungutan pajaknya di luar Sulbar,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulbar Enny Angraeni Anwar mengharapkan LPJK sebagai pengatur peran jasa konstruksi tetap semangat.

“Jangan putus asa, bangkitkan semangat, berikan yang terbaik untuk Sulbar,” ucap Enny.

Sementara itu, lanjut Enny, kontraktor lokal memberi pengaruh atas kontribusinya dalam membangun Sulbar.

“Banyak di sini pengusaha pengusaha muda tentunya juga harus di harus dibarengi juga dengan keseriusan untuk membangun. Bukan hanya mencari keuntungan tapi ingin Sulawesi Barat itu terkenal, ingin Sulawesi Barat lebih maju,” ujar Enny.

Selain itu, Enny mengharapkan perbankan tidak mempersulit proses permodalan bagi pengusaha di Sulbar.

“Saya yakin dan percaya yang ada di ruangan ini semua sudah mempunyai kualitas. Saya inginginkan juga, apa yang mereka bisa berikan kepada daerah ini jadi bukan apa yang akan kita dapat tetapi apa yang akan kita berikan kepada daerah ini,” tandasnya.(hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *