Gubernur Sulbar Rotasi Ratusan Pejabat, Performa Buruk, Langsung Dicopot

oleh -118 views
Gubernur Sulbar Rotasi Ratusan Pejabat, Performa Buruk, Langsung Dicopot

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Pemprov Sulbar melakukan rotasi besar-besaran terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa 18 Februari.

Gunernur mengambil sumpah dan melantik 117 Pejabat Administrator dan 324 Pejabat Pengawas di aula lantai IV kantor Gubernur Sulbar, Selasa 18 Februari.

Pemprov Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan kepada pejabat yang baru saja dilantik agar segera melakukan penyesuaian dengan tempat penugasan. Khususnya terkait program-program yang telah tersusun dan akan segera dilaksanakan.

“Tingakatkan kerja dan terpenting memahami tugas sesuai jabatan yang dipercayakan,” kata Gubernur.

Ia mengingatkan, Sulbar sudah memegang opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan diharapkan capaian itu bisa dipertahankan. Dia pun berpesan, seluruh pejabat mulai Eselon II hingga Eselon IV agar bertindak sebagaimana mestinya, menjadi panutan bagi bawahannya. Ali Baal juga menjanjikan, akan mengusulkan promosi bagi ASN berkinerja baik.

“Yang kinerja bagus akan dipromosi lagi dan ditempatkan diposisi yang lebih bagus,” tambahnya.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengungkapkan bakal melakukan rapat dengan 400 lebih pejabat yang baru dilantik guna membahas tugas-tugas yang harus segera diselesaikan. Karena kedepan sudah banyak tugas berat yang menanti mereka.

“Besok akan kita kumpul untuk membangun orientasi kerja dan fokus kerja. Bagian mana yang harus mereka segera selesaikan,” ucap Idris.

Idris berharap, pejabat yang menjadi gerbong baru di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu dapat bekerja lebih baik. Dia memastikan kinerja setiap ASN pemprov terjaring oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Idris pun menegaskan khusus kepada ratusan pejabat eselon yang telah dilantik, jika kinerjanya kurang maka sanksinya dicopot dari jabatannya.

“Saya akan memberikan tantangan kerja. Tidak butuh dua tahun untuk memberhentikan dari jabatannya, kalau performa tidak bagus kita berhentikan dari jabatannya. Satu minggu kedepan kita harus menyelesaikan SK bagi kuasa pengguna anggaran dan pejabat teknis lainnya terkait percepatan tendar,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *