Suasana Haru Tandai Peresmian Rumah Tahfidz, Bupati: Tempat Mencetak Generasi Qurani

oleh -154 views
PERESMIAN. Kapolda Maluku Irjen Polisi Baharuddin Djafar menggunting pita bersama Bupati Mamuju dan Wakil Bupati Mamuju pada peresmian Rumah Tahfidz Quran di Anjoro Pitu, Selasa 18 Februari 2020.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Bupati Mamuju Habsi Wahid bersama Kapolda Maluku Irjen Pol Baharuddin Djafar meresmikan Rumah Tahfidz Qur’an, di Puncak Anjoro Pitu, Lingkungan Padang Baka, Kelurahan Rimuku, Mamuju, Selasa 18 Februari 2020.

Bupati Mamuju Habsi Wahid, di hadapan Sekkab, Dandim dan sejumlah OPD, serta tamu undangan, mengatakan masyarakat Mamuju perlu bersyukur dengan kehadiran sosok pemimpin seperti Baharuddin Djafar. Sebab jasa dan dedikasinya ketika bertugas di Sulawesi Barat sangat besar utamanya untuk pengembangan nilai-nilai keagamaan.

“Kita perlu bersyukur karena allah SWT, melalui Kapolri memberikan kita pemimpin Bapak Baharuddin Djafar. Kehadiran beliau karena Allah mentakdirkan menjadi pemimpin dan bisa memimpin di Sulbar, betapa besar kerja beliau di Sulbar, itu dibuktikan dengan berbagai kegiatan dan program yang telah dilaksanakan,” kata Habsi saat memberikan sambutan.

Kemudia, lanjutnya, belum lagi pada aspek sosial, Kapolda Maluku yang juga mantan Kapolda Sulbar ini telah menaburkan benih kebaikan kepada masyarakat Mamuju. Menurutnya bahwa Baharuddin Djafar adalah sosok pemimpin yang tidak memberikan batasan kepada siapa saja.

“Kita juga patut syukuri karena kita telah menghadirkan satu tempat untuk membangun generasi yang berakhlak yaitu rumah tahfidz. Karena kita ingin mencetak generasi Qurani,” ujarnya.

Ia menambahkan landasan iman itulah yang mendorong sehingga bisa membangun rumah tahfidz sebagai tempat berkumpulnya anak-anak penghapal Alquran.

“Insyaallah dir umah tahfidz inilah menjadi tempat untuk menanti kembali bapak Baharuddin Djafar,” ucapnya sambil menitihkan air mata.

Habsi Wahid berpesan, kepada seluruh peserta yang hadir bahwa dirinya bukan melepaskan beliau, tetapi pihaknya mendoakan di tempat baru dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Sementara Irjen Pol Baharuddin Djafar, mengatakan sejak diawal-awal rencana pembangunan rumah tahfidz tersebut, dirinya selalu berbicara kepada Bupati Mamuju.

“Saya sudah bisik-bisik ke pak bupati, bahwa saya akan dipindah dan saya minta ke pak bupati untuk terakhir kalinya sebelum saya bertugas, agar mengumpulkan orang orang yang rajin salat subuh, dan alim ulama,” kata Baharuddin Djafar sambil menghapus air matanya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan rumah tahfidz tersebut sudah merasakan manfaat dari hasil pembangunan rumah tersebut.

“Baru mau bikin pondoknya, ini sudah ada hasilnya. Sudah ada alim yang hapal 30 juz,” ucapnya.

Suasana haru pun pecah ketika Kapolda Maluku Baharuddin Djafar menceritakan tentang pesan ibunya yang selalu menjadi pegangan ketika menjalankan tugas.

“Saya selalu ingat pesan ibu saya ketika bertugas. Nak kalau kau kerja jadi polisi, jadilah polisi yang baik, karena dimana-mana polisi itu ceritanya buruk,” kenang Baharuddin.(idr/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *