Pemprov Laksanakan Seleksi CPNS, Idris: Prosesnya Kami Jamin Bersih

oleh -274 views
Muhammad Idris

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Seleksi Kemanpuan Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan digelar di Gedung Serbaguna Rujab Gubernur, Tanggal 21 hingga 28 Februari.

Adapun, pendaftar sebanyak 11.480 orang akan mengikuti SKD dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Belasan ribu pendaftar tersebut akan memperebutkan 295 formasi. Terdiri dari 223 formasi guru, 31 formasi kesehatan dan 41 formasi teknis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulbar, Zulkifli Manggasali mengatakan, seleksi CPNS lingkup Pemprov Sulbar akan kita laksanakan secara maraton. Setiap hari akan diikuti lima sesi kecuali Jumat hanya empat sesi.

“Setiap sesi itu akan diikuti sekitar 305 orang peserta,” kata Zulkifli.

Ia menambahkan SKD dengan metode CAT akan berlangsung dengan pengawasan yang ketat untuk menghindari terjadinya kecurangan.

Sedangkan, Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengungkapkan SKD lebih menekankan pada standar dasar peserta yang dianggap layak jadi PNS, mengukur kemampuan umum dan kapasitas intelegensi.

“Metode CAT ini dianggap metode yang terbaik untuk menjaring para calon birokrasi berkelas,” ucap Idris.

Idris menegaskan dengan motode CAT, tidak akan ada lagi model penerimaan CPNS seperti dulu, muncul asumsi segok menyokok dan terjadi KKN.

Karena itu, ia memastikan jika ada peserta yang menyerahkan uang kepada seseorang dengan iming-iming agar lulus, itu salah jalan dan dipastikan model penipuan.

“Peserta langsung mengetahui pada posisi mana kemampuan mereka, jadi tidak lagi interpensi dari pihak manapun, karena yang dibolehkan masuk ruangan, hanya panitia dan peserta,” ungkap Idris.

Sementara itu, lanjut Idris, pihaknya juga memastikan tidak akan ada istilah perjokian ikut seleksi CPNS di Sulbar.

“Tolong kami dibantu mengawasi, saya sampaikan ke panitia, kalau ada gejala perjokian peserta yang bersangkutan kita langsung batalkan bila pasti, dilakukan proses hukum oleh pihak Kepolisian,” ujar Idris.

Dirinya berharap dengan metode CAT akan lahir kader-kader ASN yang berkelas dan mumpuni, memilik skil dan brand yang bagus untuk mengurus Sulbar kedepan.

“Jadi tolong sampaikan ke publik, bahwa seleksi CNPS sekarang dilakukan dengan fair dan terbuka, dengan harapan lahir calon birokrat yang memiliki integritas tinggi dan punya kerangka kerja yang baik,” tuturnya.

Selain itu, untuk formasi khusus seperti Polisi Kehutanan, tak hanya mengikuti tes SKD, juga akan dilakukan tes kesamaptaan dan pengukuran tinggi badan.

“Kemudian pranata komputer juga akan diuji dengan praktek. Karena pengalaman tahun lalu, ada yang lulus karena jago diteori tapi lemah di praktek,” jelasnya.

Untuk menghindari gangguan teknis selama jalannya seleksi, panitia bekerjasama PLN untuk menyiapkan aliran listrik dan ketersediaan genset untuk mewanti-wanti terjadi pemadaman listrik.

“Semoga tak ada kejadian mati, karena saya liat di sini (Mamuju, red) kadang juga padam,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *