DPRD Polman Desak Bupati Serius Tangani Covid-19

oleh -717 views
DPRD Polman rapat terbuka evaluasi kinerja tim gugus tugas Covid-19.

POLEWALI, SULBAR EXPRESS – Menyikapi kondisi masyarakat dari hasil evaluasi kinerja tim gugus tugas penanganan Corona Virus Disease ( Covid) -19 yang dinilai tidak optimal, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Polman mengeluarkan surat rekomendasi yang ditujukan kepada Bupati Polman.
Surat rekomendasi DPRD tersebut dirilis berdasarkan hasil keputusan rapat bersama di ruang aspirasi, Senin 30 Maret.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Polman, Jupri Mahmud itu berjalan alot, membahas terkait keresahan masyarakat akan kinerja tim gugus tugas penanganan Covid-19, terlebih pembentukan tim gugus tugas tersebut tidak melibatkan DPRD Polman.

“Tidak ada alasan lagi kita kekurangan alat pelindung diri ( APD) bagi tim medis, kita desak Pemda menyiapkan anggaran,” tegas Ketua DPRD Polman, Jupri Mahmud.

Anggota DPRD Polman, M. Rudy di rapat ini mengatakan imbauan pemerintah untuk di rumah aja tidak tersosialidasikan secara massif ke bawah bahkan masyarakat masih banyak yang kontak fisik, Apalagi proses penyebaran virus corona ini cenderung dari manusia ke manusia.

“Begitu terjangkit tidak spontan ada tanda tanda secara fisik, olehnya sesegera mungkin pemda aktif dan massif sosialisasi ke bawah sehingga apa yang diharapkan pemerintah pusat terwujud,” ujarnya.

Menurut Rudy, ia tidak melihat Polman ini sunyi dengan adanya imbauan masyarakat berdiam diri di rumah.

“Yang perlu jadi perhatian juga seperti apa jaminan pemerintah kalau masyarakat berdiam diri di rumah,” tambahnya.

Adapun sembilan poin rekomendasi DPRD kepada Bupati Polman yakni mendesak Pemkab Polman menyediakan dan mempublikasikan data informasi yang valid mengenai potensi dan tingkat persebaran Covid-19 di Polman, termasuk rencana aksi dan penganggarannya, kedua mendesak Pemkab Polman tegas memberlakukan karantina wilayah dengan sistim buka tutup, ketiga mendesak pemkab menyediakan sarana dan fasilitas kesehatan seperti APD, rapid test, antiseptik dan disinfektan, keempat mendesak Pemkab mensterilisasi fasilitas umum dengan melakukan penyemprotan disinfektan, kelima mendesak Pemkab untuk secara aktif dan massif melaksanakan sosialisasi informasi dan edukasi terkait virus corona.

Selanjutnya, keenam pemerintah menyediakan kebutuhan dasar penduduk Orang dalam pemantauan ( OPD) dan Pasien dalam pengawasan ( PDP) yanh ditempat karantina, ketujuh Pemkab wajib memberikan insentif kepada paramedis dan petugas lapangan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Polman, kedelapan Mendesak Pemkab mengimbau atau menginstruksikan kepada kepada Pemerintah Desa untuk menganggarkan penanganan Covid-19 ke dalam APBDes, dan terakhir Apabila poin poin rekomendasi diatas terkendala dalam pelaksanaan terkait ketersediaan anggaran, maka Bupati bersama TPAD berkoordinasi dengan DPRD Polman membahas pergeseran anggaran.

Terpisah, juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid-19 Polman, Andi Suaib Nawawi mengatakan pihaknya saat ini telah berusaha menyiapkan sekolah sekolah untuk tempat karantina untuk ODP, PDP serta pemudik, kata dia, rata rata pemudik sudah pulang karena seluruh daerah melaksanakan social distancing.

“Kalau yang di Campalagian itu ditaruh di sekolah dan bisa dikarantina di sekolah asal disampaikan ke Dinas Pendidikan,” tutur Jubir Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Polman ini.(ali/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *