Penanganan Covid-19, Dua Kasus Baru Bertambah

oleh -169 views
PERIKSA. Tim medis dari Puskemas Binanga melakukan pemeriksaan terhadap seluruh masyarakat sekitar kompleks tempat tinggal almarhum PDP Mamuju, Rabu, 15 Maret.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Sulbar terus dilakukan tim gugus tugas provinsi maupun kabupaten dengan memutus matai rantainya.

Upaya tersebut dilakukan perlu dukungan semua stakholder begitupun masyarakat yang perlunya membangun sinergitas dan kerjasama dalam melawan Covid-19, karena saat ini kasus di Sulbar kembali bertambah.

Juru Bicara tim Gugus Tugas Sulbar Safaruddin Sanusi DM mengatakan pada hari ini Rabu 15 April 2020, pihaknya telah menerima laporan hasil pemeriksaan laboratorium Covid-19 dari BBLK Makassar.

“Dimana ada penambahan 2 kasus positif Covid-19 saat ini,” kata Safaruddin, Rabu malam 15 April.

Ia menambahkan penambahan dua kasus tersebut diantaranya pasien 06 an. ny.Y, perempuan usia 31 tahun penduduk desa Pontanakayyang Kabupaten Mamuju Tengah.
“Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit. Pasien memiliki kontak erat dengan pasien 03. Pasien 06 Saat ini di rawat di ruang isolasi RS Regional Mamuju,” tambahnya.

Safaruddin juga menyampaikan untuk pasien 07, an.Ny.Nu perempuan usia 49 tahun penduduk desa Pontanakayyang Kabupaten Mamuju Tengah. Dimana pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit.

“Pasien memiliki kontak erat dengan pasien 03. Pasien 07 Saat ini di rawat di ruang isolasi RS Regional Mamuju. Jadi total pasien Positif sampai hari ini sebanyak 7 orang,” ungkap Safaruddin.

Sementara itu, lanjut Safaruddin pasien PDP hari ini bertambah 1 dari Kabupaten Pasangkayu an.Tn.A laki-laki usia 54 tahun penduduk Pasangkayu kabupaten Pasangkayu dengan riwayat pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum sakit yaitu ke Makassar.

“Pasien tidak memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Saat ini pasien di isolasi mandiri di Pasangkayu dan dalam pengawasan Puskesmas,” tandasnya.

Sedangkan, setelah salah seorang pasien dalam pengawasan covid 19 asal Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju dinyatakan meninggal dunia selasa 14 April lalu.

Sehingga hal tersebut membuat tim gugus pencegahan covid-19 Mamuju, bergerak cepat mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyebaran virus korona meskipun sampai saat ini hasil tes belum juga keluar.

Sebelumnya diketahui pasien yang ditangani oleh Rs regional Mamuju adalah rujukan dari rumah sakit Mitra Manakarra Mamuju, dengan umur 28 th.

Kepala Puskesmas Binanga, Jasman, mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan kesehatan dengan rapid test, sebagai langkah mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan di lingkungan tempat tinggal almarhum.

Pengetesan tersebut dilakukan tim medis dengan pakaian APD lengkap di kompleks perumahan yang di miliki almarhum.

“Iyye, semua orang yang ada di dalam di periksa, kemarin yang kita prioritaskan hanya yang sempat berinteraksi langsung dengan pasien PDP yang telah meninggal kemarin,” kata Jasman.

Prioritas selanjutnya, yang akan di lakukan pihak puskesmas tinggal menunggu arahan dari tim Gugus Tugas pemkab Mamuju dan dinas kesehatan mengenai langkah yang akan dilakukan selanjutnya.

“Kami dari puskesmas menunggu saja perintah dari tim Gugus dengan dinas kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, akan dilakukan pemantauan di sekitar lokasi mengenai gejala yang timbul di masyarakat sekitar kompleks.

“Tapi mungkin kita liat gejala-gejala dulu di sana, kalau ada gejala yang muncul atau ada sesuatu yang terjadi mungkin akan dilakukan kembali tes, tetapi jika aman itu kemungkinan hanya sampai disini,” tuturnya.

Dari hasil tes yang di lakukan di warga sekitar yang tinggal di perumahan Pasien PDP yang meninggal kemarin hasilnya semuanya negatif.

“Sebenarnya hasil yang tadi hanya memakan waktu 15 Sampai 20 menit saja sudah bisa dilihat hasilnya, tadi rata rata negatif,” bebernya.

Sementara Kapolsek kota Mamuju, AKP Suhartono, yang hadir dilokasi, menghimbau masyarakat untuk selalu mendengarkan instruksi pemerintah serta selalu mencuci tangan guna menghindari virus covid-19.

Sekedar diketahui, saat ini update data pantauan Covid-19 Sulawesi Barat Rabu, 15 April 2020 Pukul 19.00 Jumlah ODP 1.163 orang, selesai pemantauan 807 orang, proses pemantauan 356 orang.

Sementara jumlah PDP 22 orang, selesai pengawasan 7 orang, proses pengawasan 14 orang, meninggal 1 orang. Sedangkan total Positif Covid-19 7 orang, sementara dirawat 4 orang, Isolasi mandiri 1 orang, sembuh 1 orang, dan meninggal 1 orang.(idr/hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *