Wakil Ketua DPRD Sampaikan Pokir di Musrenbang Provinsi

oleh -366 views

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Rahim, menyampaikan sambutan dalam perspektif pokok-pokok pikiran pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulawesi Barat, melalui video conference, Kamis (16/4/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rahim berharap, Musrenbang tersebut dapat melahirkan dan menentukan program bersifat startegis dan prioritas serta diyakini bisa menjawab sebagian besar kepentingan dan kebutuhan dasar masyarakat Sulbar.

Politisi muda asal Partai Nasdem tersebut juga menanggapi tema yang diusung dalam Musrenbang, yakni “Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas untuk Pembangunan yang Berkelanjutan”.

Menurutnya, tema Musrenbang tersebut sudah cukup aktual dan visioner, tetapi mewujudkannya, mutlak diperlukan komitmen yang kuat dari seluruh OPD sebagai lembaga teknis operasional. Seluruh energy yang ada harus diarahkan untuk mencapai visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar dan RPJMD Sulawesi Barat mengingat bahwa APBD 2021 akan datang sudah menempatkan masa kepemimpinan ABM-Enny pada Tahun ke-4.

“Mengingat pemerintahan ABM-Enny sudah akan memasuki tahun ke-4, maka strategi pencapaian Visi-Misi tersebut harus lebih dipacu “adreanalinnya” agar bisa lebih lincah, focus dan terukur dalam proses pencapaian akhirnya. Karena parameter sukses-gagalnya sebuah kepemimpinan terletak pada seberapa besar realisasi dari Visi dan Misi yang dijabarkan RKPD dari tahun ke tahun sampai 1 periode kepemimpinan,” ungkap Anggota DPRD 4 Periode ini.

Abdul Rahim menegaskan, sejumlah persoalan di Sulbar yang masih dihadapi hingga saat ini, perlu pendekatan rasional dan empiris dalam menentukan skala prioritas pembangunan Sulbar 2021 mendatang.

Diantaranya, lanjut Rahim, tata kelola atau manajemen pemerintahan harus terus kita perbaiki agar semakin adaptif dengan tantangan dan perubahan lingkungan sosial, mengingat isu kemiskinan, pengangguran, lapangan kerja yang sangat terbatas, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, Stunting serta rendahnya Sumber Daya Manusia diukur dari IPM kita. Persoalan ini harus kita hadapi dengan serius, jika kita ingin segera keluar dari belenggu yang akan ssmakin membuat kita lemah dan tertinggal jauh.

“Persoalan-persoalan tersebut harus menjadi arah kebijakan pada 2021, element-element terpenting yang harus segera dibenahi adalah pembangunan infrastruktur yang berdimensi interkoneksi antar wilayah. Persoalan pendidikan yang masih terpuruk. Aspek layanan kesehatan yang masih belum membaik yang ditandai dengan tingginya angka kematian ibu melahirkan, terlebih Sulbar berada pada urutan kedua tertinggi Stunting skala nasional dari 34 provinsi di Indonesia,” tegas Wakil Ketua DPRD Sulbar.

Intervensi program yang bisa menstimulan pengembangan dan perbaikan struktur ekonomi rakyat tentu menjadi muara dari seluruh recourses pemerintahan yang ada. Sejarah krisis moniter 1998 bisa menjadi pijakan berpikir kita bahwa salah satu fundamen ekonomi yang mampu bertahan di tengah badak Krisis Moneter adalah basis pertanian dan perkebunan. Oleh karena itu, penting sekali arah kebijakan pembangunan di arahkan untuk ikut memperkuat sektor pertanian, perkebunan, perkebunan dan kelautan yang memang menjadi potensi unggulan Prov. Sulawesi Barat yang selalu dibanggakan di forum-forum pertemuan Regional, Nasional bahkan internasional,” jelas Abdul Rahim politisi muda yang ikut memperjuangkan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat.

Mengenai Pokok-pokok pikiran DPRD Sulbar, Abdul Rahim menuturkan, hal tersebut merupakan manifestasi dari kehendak dan aspirasi dari masyarakat, yang ditampung oleh seluruh anggota DPRD Sulbar, baik melalui pertemuan- pertemuan formal seperti Reses, Kunjungan Dapil, Rapat Koordinasi maupun pertemuan masyarakat sscara nformal.

“Pokok-pokok pikiran yang kita serahkan itu, diharapkan menjadi bagian penting yang tak terpisahkan dalam proses perumusan program prioritas pada 2021. Jika bisa diakomodir, maka diyakini akan memberi kontribusi signifikan dalam upaya pencapaian strong point pembangunan yang ditetapkan gubernur, dalam visi besar menjadikan provinsi Sulbar yang Maju-malaqbi,” kunci Abdul Rahim.

Sekadar diketahui, Musrenbang ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar (ABM) didampingi Sekretaris Daerah Sulbar Muh. Idris dan sejumlah asisten Pemprov Sulbar, dan dipantau langsung oleh Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Pembentukan Jaringan, Apep Fajar Kurniawan.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti melalui video Conference oleh Pimpinan dan sejumlah Anggota DPRD Sulbar, tenaga ahli DPD RI perwakilan Sulbar, unsur Forkopimda Sulbar, seluruh pimpinan OPD Sulbar, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), wartawan, dan pihak terkait lainnya.(hab)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *