Pemprov Persiapkan Agenda Kunjungan ke Balabalakang, Akan Dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan

oleh -301 views
RAPAT. Pemprov Sulbar menggelar rapat bahas persiapan kunjungan kerja di Kecamatan Balabalakang.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar bersama Forkopimda dan instansi vertikal berencana melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Balabalakang pada 7 Juni mendatang.

Dalam menyukseskan kunjungannya, Pemprov Sulbar bersama Forkopimda dan instansi vertikal menggelar rapat persiapan kunjungan kerja, Selasa 26 Mei 2020, di ruang meeting lantai 2 kantor Gubernur Sulbar.

Dalam rencana kunjungan kerja yang akan dilaksanakan pada 7 hingga 8 Juni 2020 itu, bakal menghadirkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, sesuai rencana awal kunjungan kerja ke Kepulauan Balabalakang sedianya dilaksanakan pada 30 Mei mendatang, namun pelaksanaanya diundur menjadi 7 Juni 2020.

Dengan pertimbangan akan menghadirkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo dalam kegiatan itu, sesuai permintaan Dirjen Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Zulfikar.

“Sebenarnya kita rencanakan pada 30 Mei 2020, tapi ternyata setelah berkomunikasi dengan pak Zulfikar ia menawarkan agar Menteri Kelautan dan Perikanan RI dihadirkan dalam kunjungan kerja ke Balabalakang,” kata Gubernur.

Gubernur menegaskan, kunjungan kerja ke Kepulauan Balabalakang harus dipersiapkan dengan baik dan berharap semua OPD serta pihak terkait lainnya ikut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

Disampaikan, rencana kunjungan kerja itu telah mendapat dukungan dari pihak terkait mengenai penyediaan armada atau kapal laut yang akan digunakan. Seperti dari Lanal Mamuju, Polda Sulbar dan Dinas Perhubungan Sulbar.

“Kalau kita semua ingin ke sana, saya kira bisa karena ada tiga kapal laut yang disiapkan, yakni dari Dinas Perhubungan Sulbar, Lanal Mamuju dan Polda Sulbar,” tambahnya.

Sedangkan, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengemukakan, rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan rencana kunjungan kerja Gubernur Sulbar bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo, Forkopimda dan instansi vertikal ke Kepulauan Balabalakang.

“Pertemuan ini membahas bagian-perbagian demi menyukseskan kunjungan kerja ini. Saya kira harus dipersiapkan sebaik-baiknya, sebab tidak setiap saat kita bisa kunjungi daerah kita ini,” ucap Idris.

Idris juga menyampaikan, banyak hal ingin dilakukan di kepulauan tersebut dan menjadi persoalan yang bisa diselesaikan oleh semua OPD. Seperti pada aspek kependudukan, kesehatan, pendidikan, insfrastruktur, termasuk juga penyadaran mengenai pandemi Covid-19.

“Hal inilah yang perlu kita kerjakan di sana, apalagi mengenai urusan-urusan kelautan, perikanan dan pertanian yang menjadi penggerak ekonomi utama bagi warga kita yang ada di sana. Jadi begitu kita turun, paling tidak kita bisa menyelesaikan masalah-masalah yang oleh OPD pasti sudah mencatat,” ungkap Idris.

Sementara itu, lanjut Idris, pihaknya segera membentuk panitia kunjungan kerja dengan menunjuk lima pejabat lingkup Pemprov Sulbar, yakni Asisten Bidang Pemerintahan M. Natsir, Kepala Dinas Perhubungan Khaeruddin Anas, Kepala Balitbangda Djamil Barambangi, Kepala Bappeda Junda Maulana, dan Kepala BPKPD Amujib.

“Tim lima ini nantinya merumuskan semua yang kita butuhkan dalam kunjungan kerja tersebut. Jadi nanti kita masih akan melakukan rapat lanjutan terkait kunjungan kerja ini,” ungkap Idris.

Idris juga berharap, semua OPD turut berkontribusi dalam kunjungan kerja itu, dengan mempersiapkan rencana strategis terkait apa saja yang dibutuhkan masyarakat Kepulauan Balabalakang, baik kebutuhan saat ini maupun jangka panjang.

“Konsep kita adalah kita hadir di sana untuk bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat Kepulauan Balabalakang,” tutur Idris.

Terkait rencana menghadirkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI dalam kunjungan kerja itu, Idris menyatakan hal tersebut akan menjadi kebanggaan tersendiri serta dapat pula memberikan dampak yang lebih baik lagi bagi Sulbar.

“Sesuai yang disampaikan Dirjen Kementerian dan Kelautan kepada pak gubernur, kita diberi peluang menghadirkan pak Menteri. Kalau pak Menteri hadir dan bersama-sama dengan kita berkunjung, itu luar biasa,” ujar Idris.

Ia menambahkan, kunjungan kerja ke Kepulauan Balabalakang sebenarnya sudah lama direncanakan jauh hari sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Rencana ini sebetulnya sebelum ada Covid-19, pak gubernur sudah pernah menginstruksikan kepada kita semua, bahkan sudah pernah juga menyelenggarakan rapat mengenai rencana kunjungan kerja ini,” tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, selain Lanal Mamuju dan Polda Sulbar, pihak lain yang bersedia mendukung menyukseskan kunjungan kerja itu, yakni Korem 142 Tatag dari segi keamanan dan Basarnas Sulbar untuk penyediaan tenda VIP bagi rombongan yang akan digunakan sebagai tempat menginap.

Penggunaan tenda VIP menjadi salah satu kesepakatan dalam pertemuan itu dengan pertimbangan tidak ingin membebani masyarakat Kepulauan Balabalakang selama kunjungan kerja berlangsung. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *