Tahap Pertama Cair Rp5 Miliar, RS Belum Setor Laporan Pertanggungjawaban

oleh -100 views

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Pemprov Sulbar telah melakukan refocusing anggaran untuk penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Tercatat sudah ada anggaran Rp5 Miliar lebih telah digelentorkan ke Rumah Sakit Regional untuk digunakan pada tahap pertama. Namun sampai saat ini belum ada pertanggung jawaban dari pihak rumah sakit.

Hal tersebut, disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Sulbar (BPKPD) Sulbar Amujib. Dirinya mengatakan pada tahap pertama pencairan anggaran penanganan Covid-19 sudah direalisasikan kurang lebih Rp5 miliar.

“Kita sudah cairkan tahap pertama kurang lebih Rp5 miliar. Namun sampai saat ini belum ada pertanggung jawaban masuk dari pihak rumah sakit,” kata Amujib, Kamis 4 Juni.

Ia menambahkan pihaknya beberapa kali melakukan rapat melalui video conference untuk mempertanyakan hasil pertanggung jawabannya.

“Sampai detik ini belum ada masuk. Kita sudah menegur tiga kali agar pertanggung jawaban tahap pertamanya dimasukkan,” tambahnya.

Amujib juga menyampaikan anggaran yang digelontorkan pemprov Sulbar dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 semuanya melalui pemindahan buku rekening.

“Kita transfer tidak ada pencairan langsung. Tidak mungkin kita kasih lagi untuk tahap kedua kalau tidak ada masuk pertanggung jawaban tahap pertamanya,” ungkap Amujib.

Sedangkan, Direktur Rumah Sakit Regional Sulbar dr. Indahwati belum merespon pertanggung jawaban anggaran yang sudah digunakan. Namun pihaknya merespon jasa medik yang belum juga dibayarkan.

“Jasa medik bulan Agustus sudah saya tandatangan. Jadi tinggal menunggu pencairannya,” ucap Indahwati.

Selain itu, lanjut Indahwati untuk penggunaan dana pemprov yang disalurkan tidak ada kaitannya untuk pembayaran jasa medik.

“Karena kami sudah BLUD, jadi pakai uang RS. Kalau intensif petugas Covid. Untuk itu sudah dikirim ke Jakarta hasil verifikasinya, di ACC di sana atau ada rekomendasinya baru dibayarkan,” tandasnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *