Kunjungi Pulau Balabalakang, Pemprov-Pemkab Mamuju Kolaborasi Beri Bantuan

oleh -130 views
Rombongan Pemprov dan Pemkab Mamuju saat tiba di Kepulauan Balabalakang akhir pekan kemarin.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar bersama Pemkab Mamuju memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat Dusun Ambo, Desa Balabalakang Timur, Kecamatan Kepulauan Balabalakang, Kabupaten Mamuju, Jumat 5 Juni.

Bantuan diberikan saat menggelar sosialisasi kepada masyarakat setempat. Kegiatan itu sebagai rangkaian awal dari agenda kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo, Forkopimda, Bupati Mamuju Habsi Wahid serta instansi vertikal.

Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Khaeruddin Anas, mengatakan, pemberian bantuan merupakan bagian dari kepedulian Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju sebagai bagian dari upaya menanggulangi dampak Covid -19 di wilayah Mamuju, khususnya di pulau terpencil wilayah kepulauan Balabalakang.

“Semua OPD yang ada baik dari Pemprov Sulbar maupun kabupaten bergabung dalam melakukan aksi ini, yakni Dinas Perhubungan saya sendiri, Dinas Kehutanan, Dinas Kesehatan, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pemuda dan Olahraga, BPBD, Dinas PU dan bahkan Kesbangpol juga ada,” kata Khaeruddin yang juga selaku koordinator rombongan OPD.

Ia menambahkan, pemberian bantuan dalam kegiatan tersebut sesuai arahan Gubernur Sulbar.

“Kita memang melakukan kegiatan sosial dan ini sesuai arahan bapak gubernur,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Regional Sulbar, dr. Indahwati Nursyamsi, menyampaikan, berdasarkan letak geografis dari Kepulauan Balabalakang ke Kota Mamuju jaraknya jauh, dan disamping itu jumlah penduduknya cukup banyak. Olehnya itu, menurutnya hal tersebut sudah dapat dipastikan masyarakat haus akan pelayanan kesehatan.

“Saya bersama tim dokter Rumah Sakit Regional Sulbar dan Dinas Kesehatan Sulbar bekerja sama memberikan pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Balabalakang yang sangat membutuhkan dan terkendala oleh jarak,” ucap Indahwati.

Kepala Dinas Kehutanan Sulbar, Fakhruddin, mengemukakan, program penghijauan di tahap berikutnya akan dilakukan, baik pada tahun anggaran 2020 maupun 2021.

“Hal ini akan disesuaikan dengan hasil peninjauan dan monitoring bapak gubernur ke Kepulauan Balabalakang dan tentunya sesuai kebutuhan masyarakat yang ada,” ujar Fakhruddin.

Fahruddin juga mengungkapkan, bantuan bibit yang diberikan sebanyak 1.500 batang. Sedangkan untuk penanganan abrasi pantai bibit harus disesuaikan kondisi laut.

“Bibit harus disesuaikan dengan teknis kondisi laut, pantai dan karang yang juga harus disesuaikan dengan mikro tanaman bakau untuk pencegahan abrasi pantai kedepan,” ungkap Fakhruddin.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Sulbar, Ilham Borahima mengemukakan, untuk mengiringi rangkaian kunjungan kerja Gubernur Sulbar bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI, pihaknya melakukan pelayanan langsung ke rumah warga dengan segala keterbatasan yang ada.

“Meski jaringan tidak memadai, Dukcapil Sulbar tetap berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan segala kebutuhan masyarakat Pulau Ambo, terutama yang berkaitan dengan data-data kependudukan. Kegiatan ini kami istilahkan menjemput bola, karena Dukcapil Sulbar memberi pelayanan secara langsung ke rumah warga, dan kami lihat mereka sangat antusias sekali,” jelas Ilham.

Melalui kesempatan itu, Ilham memberi masukan kepada Pemprov Sulbar agar kiranya operator atau petugas Dukcapil bisa difasilitasi Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19.

“Hal ini perlu dilakukan karena merujuk pada kejadian yang menimpa petugas Dukcapil Surabaya yang terpapar Covid-19,” paparnya.

Ia menambahkan, sebagai rangkaian dari kegiatan tersebut pihaknya pada Sabtu 6 Juni 2020 menuju ke Pulau Popongan dan Salissingan.

Kepala Desa Balabalakang Timur, Mahmud Idris, menyampaikan ucapkan terimakasih kepada Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju atas kunjungannya ke Balabalakang yang disertai dengan pemberian sejumlah bantuan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya khususnya kepada bapak gubernur dan jajaran. Semoga kedepan pulau ini dapat lebih diperhatikan lagi,” harap Mahmud.

Mahmud menuturkan, dirinya selaku pemerintah desa dan masyarakat sangat mengharapkan bantuan dari Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju, terutama terkait permasalahan abrasi pantai yang sangat mengancam terkikisnya pulau dan membutuhkan dana yang besar untuk menyelesaikannya.

Adapun jenis bantuan yang diberikan OPD, yakni pelampung untuk nelayan dari Dinas Perhubungan Sulbar. Bibit pohon, tandom air kapasitas dua ton dan alat pertanian satu paket dari Dinas Kehutanan Sulbar.

Kemudian, alat kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Sulbar. Pelayanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Regional Sulbar. Pelayanan E-KTP, akta kelahiran, admin induk, pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA) dari Dukcapil Sulbar.

Selanjutnya hiburan masyarakat dari Biro Umum Sulbar, untuk peralatan olahraga dari Dinas Pemuda dan Olahraga Sulbar. Selain itu, juga ada bantuan berupa sembako, seperti beras, gula, mie dan lainnya. (hab/sol)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *