KPP Pratama Mamuju Buka Layanan Tatap Muka

oleh -78 views
Pegawai KPP Pratama Mamuju siap memberikan pelayanan tatap muka.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju secara resmi telah membuka layanan tatap muka sejak Senin 15 Juni 2020. Kebijakan ini sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak Nomor SE-33/PJ/2020.

Aturan ini merupakan aturan lanjutan dari Surat Edaran Nomor SE-30/PJ/2020 tentang panduan pelaksanaan bekerja dari rumah (Work From Home) dalam masa pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak yang mana tercantum dalam aturan tersebut bahwa pegawai yang melakukan work from office (WFO) mulai tanggal 15 Juni 2020 sejumlah 50 persen dari total pegawai.

“KPP Pratama Mamuju membuka layanan tatap muka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA. Namun, tidak semua layanan bisa dibuka dengan tatap muka,” kata Kepala KPP Mamuju Hadinengrat Nusantoro MP dalam keterangan resminya petang kemarin.

Ia menambahkan, layanan yang belum dibuka secara tatap muka yaitu pendaftaran NPWP, pelaporan SPT yang sudah wajib e-Filing, Surat Keterangan Fiskal (SKF), Validasi SSP PPhTB, Aktivasi EFIN, Lupa EFIN dan Layanan VAT Refund di bandara. Semua layanan yang disebutkan hanya dilayani melalui online atau melalui email dan telepon unit kerja.

Sementara itu, sambung Hadinengrat, layanan selain yang disebutkan di atas dapat dilayani secara tatap muka. Contohnya seperti konsultasi aplikasi pelaporan pajak.
“Untuk memanfaatkan layanan ini, sebelum datang ke kantor wajib pajak harus menghubungi Account Representative masing-masing atau petugas yang lain untuk membuat janji. Untuk membuat janji, wajib pajak bisa telepon ke nomor (0426) 2324874 atau Whatsapp ke 08114252500,” imbuhnya.

Selain itu, bagi para wajib pajak yang akan memanfaatkan layanan tersebut harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku umum seperti keharusan memakai masker dan cuci tangan sebelum masuk ke gedung.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Bagi wajib pajak yang tidak mematuhi protokol kesehatan tersebut tidak akan dilayani dan disuruh pulang.

“Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) kantor kami sudah membuka layanan tatap muka. Tetapi, memang belum semuanya kita layani. Hanya ada beberapa layanan yang bisa dilayani secara tatap muka misalnya seperti konsultasi aplikasi perpajakan. Dalam keadaan new normal, saya berharap masyarakat dan kami sama-sama belajar untuk membiasakan kebiasaan baru yang dilaksanakan selama masa pandemi Covid-19 masih berlangsung. Semoga pandemi ini segera berlalu,” tandas Hadinengrat. (*)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *