Buka Pra Musrenbang dan Expo Potensi Desa, Gubernur: Supermarket Harus Terima Produk Lokal

oleh -27 views

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar dalam kunjungan kerjanya ke Polman membuka dua acara sekaligus. Yakni pra musrenbang Sulbar dalam rangka penyusunan RKPD 2019 yang dihadiri perwakilan enam kabupaten dan expo potensi desa yang merupakan kegiatan Pemkab Polman.

Dalam sambutannya Ali Baal Masdar mengapresiasi Pemkab Polman dalam hal pelaksanaan expo promosi potensi desa. Lantaran hal ini sejalan dengan program prioritas pemprov dalam mempromosikan produk unggulan setiap desa.

“Ini juga salah satu program prioritas kita dimana one village on product (Satu desa satu produk),” kata Gubernur, Kamis 5 April.

Ia menambahkan produk unggulan usaha lokal sudah semestinya dipasarkan di supermarket. Olehnya dirinya menegaskan akan memberi sanksi bagi supermarket yang menolak produk lokal.

Bahkan pihaknya mendapat kabar bahwa minimarket seperti alfamart dan alfa midi dengan berbagai alasan melakukan penolakan terhadap produk lokal, padahal dalam perjanjian kerjasama yang dibangun mereka dapat menerima produk tersebut.

“Tolong dinas terkait panggil manajemennya, tegasi saja kalau tidak mau menerima produk lokal. Untuk kabupaten lain juga begitu,” tegas Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan kegiatan pra musrenbang Sulbar diharapkan terjalin sinergitas antara pemprov dan pemkab di Sulbar sehingga RKPD, RPJMD akan menjadi pedoman program kerja pemprov sesuai dengan visi Sulbar maju dan malaqbiq.

“Saya berharap pra musrenbang ini dapat merumuskan program kesejahteraan rakyat, kemudian saya akan mendorong setiap kabupaten memiliki sekolah unggulan,” ungkap Gubernur.

Sementara itu, PJs Bupati Polman Amujib mengungkapkan secara administratif kabupaten Polman terdiri dari 16 kecamatan yang ada dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang sangat melimpah. Dimulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, perdagangan dan industri, dan sektor pariwisata.

“Semua ini merupakan sektor penunjang kegiatan perekonomian terbesar yang ada di Polman, sehingga perlu mendapatkan perhatian ekstra dari pemerintah khususnya pemerintah Provinsi Sulbar guna meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujar Amujib.

Selain itu, kegiatan pra musrembang tentunya sejalan dengan program yang sedang digaungkan pemerintahan ABM-Enny yakni “One Village One Product” atau satu produk satu desa.

“Melalui kegiatan ini kami berharap produk unggulan yang dihasilkan oleh masyarakat polman dapat dikenal dan dapat menembus pasar global sehingga mendukung percepatan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat sebagaimana tema dari pra musrembang yang digelar kali ini, yakni pemerataan pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (ali/hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *