Pascagempa Mamuju, Ada Pengungsi Yang Nginap di Bawah Kandang Ayam Potong

  • Bagikan
Sejumlah warga di Kelurahan Dayanginna, Kecamatan Tappalang, Kabupaten Mamuju, Sulbar, yang mengungsi pascagempa Magnitudo 5,8, memasang tenda di bawah kandang ayam potong, Rabu malam 8 Juni 2022. -- foto untuk sulbarexpress.co.id --

MAMUJU, SULBAREXPRESS – Sejumlah warga di Kelurahan Dayanginna, Kecamatan Tappalang, ikut mengungsi pascagempa Magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Mamuju, Sulbar, Rabu siang, 8 Juni 2022.

Kondisi tersebut disampikan Lurah Dayanginna, Anwar. Ia mengatakan, sebagain besar warganya memilih mengungsi lantaran khawatir akan datangnya gempa susulan.

“Ada 90 persen warga mengungsi sampai malam ini, sekira ada 1.500 warga mengungsi. Ada yang tinggal di rumah, tapi itu satu dua orang untuk jaga rumah,” ucap Anwar saat dikonfirmasi, Rabu 8 Juni 2022.

Ia mengatakan, untuk sementara ada lima kawasan yang menjadi titik kumpul warga di Dayanginna. “Semua di wilayah Dayanginna ada lima titik, sementara ini malam sampai besok untuk mendata. Termasuk jumlah bayi, ibu hamil, yang sakit dan lanjut usia,” ujarnya.

Ia mengatakan, warga saat ini berada di tenda sementara yang di dirikan seadanya, bahkan ada yang menginap di kandang ayam potong. “Saat ini semua di tenda sementara, ada juga nginap di tempat ayam potong,” ucapnya.

Ia mengaku, akan meminta warganya kembali setalah ada keputusan resmi dari pemerintah kabupaten terkait kondisi setelah gempa.

“Kita menunggu surat resmi dari pemerintah kabupaten atau dari BPBD. Kalau sudah ada surat resmi, bahwa aman, maka akan sampaikan ke masyarakat,” ungkapnya.

“Karena kita tidak berani tanpa ada perintah, karena kita tidak tau bagaimana kondisinya apakah sudah aman atau belum,” lanjutnya.

Ia mengaku sampai malam ini akan terus memantau kondisi masyarakat yang sedang mengungsi. “Saya sudah sampaikan kepada seluruh kepala RT dan Lingkungan untuk tetap waspada, mengantisipasi terjadi gempa susulan,” tandasnya. (idr/ham)

  • Bagikan

Exit mobile version