Bawaslu Polman Ingatkan Legislator Jangan Kampanye Bermodus Reses

  • Bagikan

POLMAN, SULBAR EXPRESS – Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar rapat fasilitasi penanganan pelanggaran Pemilu 2024, di Aula Hotel Lilianto, Polman, Sabtu 4 November 2023.

Rapat ini dihadiri perwakilan parpol peserta, mahasiswa, Satpol-PP dan sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dari unsur kepolisian dan kejaksaan.

Anggota Bawaslu Polman Usman memaparkan kerawanan pelanggaran pemilu yang berpotensi diabaikan. Diantaranya reses legislator yang berbau kampanye, karena dianggap memanfaatkan anggaran negara untuk berkampanye, serta penertiban Alat Peraga Kampanye (APK).

Sebab itu seluruh parpol diberi batas waktu tiga hari menurunkan sendiri APK calon legislatif dan calon presidennya baik di wilayah umum maupun di wilayah privat di Kabupaten Polman.

“Reses berbau kampanye kami akan proses. Selama 25 hari pasca penetapan DCT, parpol dilarang kampanye. Kami berikan waktu tiga hari bagi parpol turunkan sendiri APK-nya agar tidak kami rusak,” imbuhnya.

Usman mengucapkan selamat kepada peserta pemilu yang sudah ditetapkan calegnya. Kata dia, di Kabupaten Polman memperebutkan sebanyak 40 kursi legislatif yang terbagi dalam lima daerah pemilihan.

“Kami tegak lurus dan netral. Kami juga tidak kebal hukum, kalau ada yang anggota kami tidak netral silahkan ajukan ke DKPP, ” tegasnya.

Selain itu, Usman meminta parpol peserta pemilu mendaftarkan 10 akun media sosialnya, hal itu terkait pengawasan kampanye di media sosial. “Kampanye di media sosial juga fokus perhatian kami,” singkatnya.

Jaksa Fungsional dan Kepala Sub Sidik Kejari Polewali Rezki menuturkan, pihaknya mengacu pada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu untuk penegakan hukum. Selanjutnya soal penegakan hukum pelanggaran pemilu disepakati unsur kepolisian, bawaslu dan kejaksaan harus sepakat berpandangan sama.

“Pada pelaksanaannya sudah disepakati adanya kesepakatan bersama, ada persamaan persepsi soal terjadinya pelanggaran pemilu, dan kami inginkan tidak terjadinya konflik sosial,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Polman Iptu I Bagus Wardana berharap para peserta pemilu bersaing secara santun dengan menjual visi misi dan gagasan yang bisa diterima masyarakat. Sebab itu dirinya menyambut baik persamaan persepsi bahwasanya pemilu ini diinginkan berjalan damai dan tentram.

“Jangan sampai ada terjadi miss komunikasi, kami kita tidak mau di Polman ini terjadi konfik sosial dan menganggu Harkamtibmas, kami mau Pemilu di Polman terbaik di Sulbar,” harapnya. (ali)

  • Bagikan

Exit mobile version