Cegah Perkawinan Anak di Sulbar, Yulia Zubir: Jangan Kerja Sendiri-sendiri

  • Bagikan

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Sulbar, menggelar sosialisasi pencegahan perkawinan anak, di Kantor Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sabtu 25 Februari 2023.

Kegiatan ini dibuka Penjabat Ketua TP PKK Sulbar Yulia Zubir Akmal.  Dibkesempatan ini, Yulia mengatakan, Sulbar merupakan provinsi tingkat perkawinan anak tertinggi. Akibat tingginya tingkat perkawainan anak, dapat berpengaruh pada tingkat kekurangan gizi, kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan stunting.

“Banyak kasus seorang suami memukul istrinya, bahkan menikahkan anaknya di bawah umur. Itulah kita harus perkuat pemberdayaan perempuan,” ucap Yulia Zubir Akmal.

Menurutnya, dengan memaksimalkan penguatan ketahanan keluarga, menguatkan peran orang tua, keluarga, organisasi sosial masyarakat, sekolah dan pesantren, maka perkawinan anak di dapat dicegah.

Yulia berharap, melalui kolaborasi dengan KUA dapat memberikan pembinaan konseling pada anak calon pengantin selama tiga bulan sebelum menikah bagi umur di atas 19 tahun. Karena banyak sekali fungsi-fungsi keluarga dan agama yang harus dipaparkan pada anak.

“Sesuai arahan Wapres, kita butuh kolaborasi. Jangan kerja sendiri-sendiri. Saya berharap tahun ini kita bisa bekerja nyata, karena semua sudah disiapkan pemerintah, instansi yang terkait juga sudah bergerak bersama. Intinya kita bangun koordinasi yang baik,” pungkasnya

Selain itu, diharapkan TP PKK kabupaten, Forum Anak dan TP PKK kecamatan gencar melakukan sosialisasi pencegahan perkawinan anak serta pendataan dan pelaporan terkait kasus perkawinan anak di lingkungannya.

Hadir pada kegiatan itu Kadis P3AP2KB Sulbar Djamila, Camat Simboro M. Akbar, Lurah Rangas Syarifuddin, TP PKK kabupaten, TP PKK kecamatan. (*)

  • Bagikan