Pedagang Dadakan Kembali Manfaatkan Lokasi Pertokoan 

  • Bagikan

MAJENE, SULBAR EXPRESS – Seperti tahun-tahun sebelumnya, para pedagang kue buka puasa kembali memanfaatkan lokasi pelataran Pusat Pertokoan Majene, selama Ramadan berlangsung.

Pantauan, sejak pukul 02.00 Wita, para pedagang dadakan ini memadati lokasi pusat pertokoan untuk mencari nafkah, mulai di jalan M Yusuf hingga di jalan Gatot Subroto, namun arus lalu lintas tetap lancar seperti biasanya, dibawa pengawasan petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majene.

Salah satu pembeli warga Kelurahan Pangaliali atas nama Erni menuturkan, sejumlah pedagang yang memanfaatkan badan jalan, itu karena belum memiliki tempat tersendiri. “Tempat ini digunakan hanya satu bulan lamanya, kalau sudah lebaran, mereka tidak menjual lagi, jadi harus dimaklumi,” terang warni, Senin 11 April.

Erni menyebut, para pembeli yang datang ke lokasi tidak terbatas, bahkan seluruh warga kecamatan yang ada di Majene khususnya umat muslim yang akan berbuka puasa. “Mungkin juga ada kalangan warga non muslim di Majene. Mereka tertarik berbelanja karena kue yang dijual masih hangat dan harganya relatif murah,” sebutnya.

Di pasar dadakan lanjutnya, didominasi dengan kue basah, seperti pisang ijo, kue lapis atau puding basa, serta berbagai macam ragam lainnya. “Selain kue basah, juga menyediakan masakan khas Majene, di antaranya ikan pais, ikan bakar, tumis dan berbagai masakan lain yang dijamin bakal menggugah selera calon pembelinya,” ucapnya.

Salah seorang pedagang kue buka puasa Ani mengaku, selama berjualan di pasar dadakan bisa maraup keuntungan sebanyak Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari.”Ini sangat membantu ekonomi rumah tangga kami,” singkatnya. (hfd)

  • Bagikan